Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Gula Merah Asal Sialang Panjang Diolah Tanpa Pengawet
INDOVIZKA COM- Produksi olahan gula merah yang berasal dari Desa Sialang Panjang Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir sudah dikenal sejak tahun 2021 lalu.
Olahan gula merah asal desa yang dipimpin Kepala Desa M. Juber ini memang terkenal beda dengan gula merah asal daerah lain.
"Usaha Sari Nira pembuatan gula merah alami dibuat tanpa bahan pengawet (murni) dengan memakai alat tradisional berupa bambu yang sudah di cetak, gula merah tersebut tempat produksinya di Desa Sialang Panjang dan market pemasarannya di Tembilahan, " kata Pemilik UMKM Sari Nira, Burhanuddin (32), kepada awak media belum lama ini.
Sebelum terjadinya banjir di Sialang produksi, tambahnya, produksi bisa mencapai 20 kilogram dengan satu kali produksi, perhari 45 kilogram. Namun setelah desa ini sempat dilanda banjir, produksi hanya bisa mencapai 24 kilogram perhari dikarenakan produksi terganggu, lambat keringnya.
Lanjutnya, untuk harga pemasaran satu kilo gula merah Sari Nira sekitar Rp 22.000/perkilo
“Kita jual satu kilo gula merah itu Rp.22.000 dan pemasaran nya pun sekarang telah sampai ke luar daerah. Kita juga menjual secara online atau melalui media sosial (medsos). Untuk yang ingin pesan bisa hubungi nomor 082268466678,” tambahnya.(adv)
.png)

Berita Lainnya
Makanan Bahari Kue Pupudak Yang Eksis Hingga Kini
113 Agenda Pariwisata Riau 2022 Diluncurkan, Cek Disini
Tempat Makan Soto Recommended Ada di Nina Kuliner Tembilahan
Putu Piring Makanan Khas Melayu Tersedia di Jalan Batang Tuaka Tembilahan
Bolen Putri Pelopor Bakery Jepang Nomor Satu di Tembilahan
5 Kuliner Khas Tembilahan yang Bikin Nagih
Tahi Lala Jengkol Resep Khas Dijamin Rasanya Maknyus
Ada Konsep Terbaru di AFC Tembilahan, Yuk Kita Intip
Madu Sialang Desa Teluk Kabung Gaung Berpotensi Dikembangkan
Kids Fun Wisata Bermain Anak Berkonsep Ekonomis
Kepulauan Meranti Siapkan 50 Juta Untuk Juara 1 Lampu Colok
Keren, Lapas Kelas IIA Tembilahan Punya Cafe Wadai