Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
PPKM Dicabut, Pemko Pekanbaru Tidak Wajibkan Masyarakat Pakai Masker
Indovizka.com, - Pemerintah pusat telah mencabut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Untuk itu masyarakat bisa saja tidak lagi menggunakan masker saat berada di dalam maupun di luar ruangan.
Begitu juga dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tidak lagi melarang masyarakat tidak menggunakan masker.
Meski demikian, Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan, penggunaan masker masih tetap dianjurkan guna antisipasi penyebaran Covid-19.
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
"Memang tidak diwajibkan lagi. Namun kita tetap anjurkan pakai masker, tapi tidak dilarang (melepas) masker," ujar Indra Pomi Nasution, Minggu (8/1/2023).
Indra mengaku ada beberapa wilayah yang sudah mengizinkan untuk tidak lagi menggunakan masker saat beraktivitas di dalam maupun di luar ruangan. Pemko Pekanbaru juga masih mempelajari dan merumuskan terkait Instruksi Mendagri dalam pelaksanaan aktivitas masyarakat pasca status PPKM dicabut.
"Jadi kita sedang mempelajari, apakah gak perlu pakai masker lagi. Tapi yang jelas dalam Inmen itu juga tetap memperhatikan protokol kesehatan," terangnya.
Oleh karena itu kata Indra, pemerintah kota tetap mengimbau kalau bisa menggunakan masker lebih baik dari pada tidak menggunakan masker. Namun ditegaskan nya, tidak dilarang juga jika tidak ingin menggunakan masker.
Ia menambahkan, vaksinasi Covid-19 tetap dilakukan terhadap warga yang ingin mendapatkan vaksin. Mereka bisa mendapatkan di fasilitas kesehatan yang ada. Selain itu ada Bus vaksin keliling yang memberi pelayanan vaksinasi.
"Kemarin pak pj walikota meminta agar bus vaksin dijalankan lagi, agar ditingkatkan terus vaksinasi. Ada lima bus vaksin, mereka stanby memberikan pelayanan. Ada vaksin dosis, I, II, dan booster," tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Hotspot Mulai Terdeteksi Lagi di Riau, Tersebar di 4 Wilayah
Warga Kampar Kiri Panik, 2 Buaya Besar Muncul di Sungai Subayang
Tidak Jelas Arahnya, Warga Pertanyakan Pelayanan Dukcapil Lewat Aplikasi
Hari Ini Riau Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir
Hotspot di Sumatera Meroket Capai 934 Titik, 77 Terdeteksi di Riau
Puncak Kemarau Landa Riau, Asap Karhutla Menyeberang hingga Malaysia
Bupati Siak : Orangtua Jangan Biarkan Anak Kecanduan Main Handphone
Kapolsek Tembilahan Hulu Pimpin Patroli Karhutla di Desa Sialang Panjang
Tim Satgas Kembali Temukan Titik Api di Taman Nasional Bukit Tigapuluh
Ancaman Karhutla Makin Serius, Riau Dikepung 78 Hotspot
Sore ini Ada 20 Hotspot di Riau
BPS Inhil Sebut Tembilahan Alami Deflasi 1,56%