Pilihan
Banjir di Riau Mulai Surut, Ribuan KK Terdampak dan Fasilitas Umum Rusak
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau akhirnya mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Namun, dampaknya masih terasa di tiga kabupaten, yaitu Pelalawan, Siak, dan Rokan Hulu (Rohul).
Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, tercatat sebanyak 3.568 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir, dengan ribuan di antaranya terpaksa mengungsi ke tenda-tenda pengungsian.
Banjir yang terjadi sejak beberapa hari lalu telah memengaruhi 18 kecamatan, 16 desa, dan 1 kelurahan di Riau. Selain merendam permukiman warga, banjir juga menyebabkan kerusakan pada 51 fasilitas umum dan menggenangi akses jalan sepanjang 3,5 kilometer.
Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal, menyatakan bahwa kondisi terparah masih terjadi di Kabupaten Pelalawan, di mana debit air masih tinggi.
Di Pelalawan, banjir telah merendam 5 kecamatan, 12 desa, dan 1 kelurahan. Dampaknya, 3 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas perkantoran, dan 42 fasilitas umum terendam, termasuk jalan sepanjang 3 kilometer. Sebanyak 2.748 KK di Pelalawan terpaksa mengungsi ke tempat-tempat pengungsian yang telah disiapkan.
Sementara itu, di Rokan Hulu (Rohul), banjir telah memengaruhi 2 kecamatan dan 3 desa, dengan 802 KK terdampak dan 9 fasilitas umum rusak. Di Kabupaten Siak, banjir merendam 1 kecamatan dan 1 desa, mengakibatkan 14 KK terdampak dan jalan sepanjang 0,5 kilometer terendam.
Edy Afrizal mengungkapkan bahwa air Sungai Kampar, yang melintasi wilayah Pelalawan, sudah mulai surut. Ini memberikan harapan bahwa banjir di desa-desa sekitarnya juga akan segera surut.
"Kami berharap kondisi ini segera membaik agar warga bisa kembali ke rumah mereka dan proses pemulihan bisa segera dimulai," ujarnya dikutip dari tribunpekanbaru.
BPBD Riau terus memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan logistik, seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan, kepada para pengungsi. Tim evakuasi juga telah disiagakan untuk membantu warga yang masih terjebak di daerah terdampak.
Banjir di Riau tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi warga
.png)

Berita Lainnya
Dishub Pekanbaru Tindak Jukir Liar di Pasar Rumbai
Masyarakat Diimbau Tenang Soal Potensi Ancaman Gempa dan Stunami di Selat Jawa
Titik Panas Masih Membara di Riau, Terbanyak Rohil
Usai Jalani Pemeriksaan KPK, SF Hariyanto Irit Bicara
Pagi Diselimuti Kabut Tebal, Cuaca di Riau Diprediksi Cerah Hingga Sore nanti
Pemprov Riau Tunggu Pedoman dari Pusat Terkait Takbir Keliling
Belasan Gajah Liar Sempat Melintas di Pemukiman dan Perkebunan Warga Digiring ke Tahura Minas
Dishub Riau Pasang Rambu-Rambu Peringatan di Daerah Rawan Kecelakaan
Sempat Nihil, Hari Ini Hotspot Kembali Terdeteksi di Riau
Sisa Hari Lagi, Bapenda Ingatkan WP Segera Lunasi PBB
Pejabat PUPR Riau dan Kepala Biro PJB Dipanggil KPK
THM Hingga Panti Pijat di Tutup, Satpol PP Tingkatkan Pengawasan Selama Ramadan