Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
PHR Tindak Tegas Kontraktor Yang Lalai Terapkan K3
INDOVIZKA.COM - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berjanji akan menindak tegas kontraktor yang lalai menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dalam kasus tewasnya pekerja akibat jatuhnya Full Opening Safety (FOS), beberapa waktu lalu.
Untuk itu PHR telah membentuk tim investigasi bersama SKK Migas Sumbagut, Ditjen Migas ESDM, Disnaker Riau dan Kepolisian Daerah Provinsi Riau. Tim investigasi melakukan olah tkp dengan turun langsung ke lapangan, untuk memastikan aspek keselamatan pekerja menjadi prioritas saat menjalankan operasi.
Direktur Utama PHR, Jaffee A Suardin menyampaikan, “Jika ditemukan ketidakpatuhan dalam operasional kerja, konsekuensi adalah tindakan tegas, sampai masukdaftar hitam rekanan," ujar Jaffe.
Menurut Jaffee, PHR senantiasa mengupayakan keselamatan kerja dan akan terus menjadikannya prioritas utama dalam operasi di WK Rokan.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pekerja PT PHR tewas dalam kecelakaan kerja, baru-'baru ini. Ini merupakan kecelakaan kerja ke tujuh sejak 2022 yang menyebabkan pekerja PHR tewas. Artinya, penerapan K3 di PHR belum benar-benar mampu mencegah kecelakaan kerja yang berakibat fatal bagi pekerja.
.png)

Berita Lainnya
Ketua DPRD Riau Kaderismanto Hadiri Malam Pisah Sambut Danrem 031/Wira Bima
Pagi Ini, Pj Bupati Kampar Bakal Resmikan Soft Lounching MPP
Sore Ini Riau Nihilistic Titik Hotspot
Cerita Ragil, Rumitnya Mengurus KTP dari Inhil ke Pelalawan
Bendera di Kediaman Gubri Terbalik, Kasatpol PP Akui Kesalahan
Satkowil Kodim 0314/Inhil Gelar Penyuluhan Karya Bhakti di Lokasi TMMD ke 111
SMA Negeri 5 Dumai Mulai Belajar Tatap Muka, Orang Tua Tak Setuju Ada Opsi
Pengerjaan Ruas Jalan Kuala Keritang Tunggu Eksekusi
Seluruh Makanan Tamu Undangan Sidang Paripurna Milad Inhil ke 56 Diperiksa Tim Medis
Diminta Eksekusi Bando dan Tiang Reklame Ilegal, Burhan Gurning: Penghujung Tahun Kita Aksi
Pemangkasan Anggaran Tekan Keuangan Desa Bagan Limau, Pembayaran Pembangunan Infrastruktur Belum Terealisasi
Terpilih Aklamasi, Riody Oktafindra Nahkodai Garda Bangsa Pelalawan