Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Soal Kesepakatan Capres dan Wapres, Ini Kata Sandiaga Uno
INDOVIZKA.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno enggan menjawab soal niatan menjadi calon presiden 2024. Sandiaga mengatakan, jawabannya soal pencapresan hanya akan menimbulkan kesalahpahaman seperti masalah sebelumnya.
Namun, Sandiaga menegaskan capres dan cawapres ini merupakan murni prerogatif pimpinan partai politik.
"Untuk capres dan cawapres ini murni prerogatif pimpinan partai politik, jadi saya tidak akan menjawab dan itu salah satunya yang menimbulkan kesalahpahaman kemarin," ujarnya.
Sandiaga mengungkap ada kesepakatan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Capres dan cawapres menjadi kewenangan pimpinan partai politik. Sementara, dirinya fokus ditugaskan di kementerian sebagai Menparekraf.
"Jadi ini yang saya tegaskan kesepakatan kami ini arahan juga dari pak Prabowo, urusan capres dan cawapres itu murni prerogatif pimpinan partai politik dan ini yang akan kita berbagi tugas, saya ditugaskan di kementerian, saya akan terus berada di tengah-tengah masyarakat untuk berjuang agar kebangkitan khususnya di sektor parekraf," jelasnya.
.png)

Berita Lainnya
Saksi Golkar Ungkap Indikasi Penggelembungan Suara di Tubaba
Dua Faktor Penentu Koalisi di Pemilu 2024
Ribuan Jamaat HKPB Riau Doakan Abdul Wahid Jadi Gubernur Riau
AD/ART Partai Demokrat Digugat ke Pengadilan, AHY Terancam Ganti Rugi Rp 100 Miliar
Golkar Tampung Aspirasi soal RUU Pemilu, Airlangga akan Sampaikan Sikap Resmi
Rumah Moeldoko Jadi Markas Sementara Demokrat KLB Sibolangit
Laksanakan Supervisi, Pimpinan Bawaslu Provinsi Riau Sambangi Kantor Bawaslu Inhil
Tatap Pemilu 2024, PKB Inhil Mantapkan Struktur Partai di Tingkat PAC dan Ranting
PKB Pelangiran Siap Bergerak Menangkan H. Dani M Mursalam Bupati Inhil 2024
PKB Koalisi dengan PAN, Dukung Petahana di Pilkada Siak
Jelang Muscab Ke-V, F-PKB DPRD Inhil Kunjungi Sejumlah Unsur Forkopimda dan Ketua PCNU Inhil
Kartini dan Kiprah Perempuan Berpolitik di Mata Karmila Sari