Pilihan
Pilko 2024 Mendatang, Aidil Haris Sebut Muflihun Berpotensi Menang
INDOVIZKA.COM - Pesta demokrasi di tahun 2024 tidak hanya kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung pada 14 Februari. Tapi juga ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yakni Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Walikota (Pilwako).
Di Kota Pekanbaru, ada tiga nama yang mencuat di kontestasi Pilwako mendatang. Tiga nama itu adalah Parisman Ikhwan, Agung Nugroho, dan Muflihun.
Agung Nugroho yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Riau ditanya mengenai dirinya yang akan maju pada Pilwako Pekanbaru pada 2024, menjawab optimis. Ia menyebut, dari beberapa survey, dirinya ditempatkan pada posisi teratas.
"Yang pasti saya akan maju di Provinsi terlebih dahulu untuk melihat kondisi ril suara yang saya dapat di Pekanbaru. Mohon doa restu dan dukungan para kader," kata Agung, Kamis (9/2/2023).
Pengamat Komunikasi Politik Aidil Haris menilai, ketiganya sebenarnya punya peluang yang sama. Namun, Muflihun atau Uun dengan posisinya sebagai Penjabat (Pj) Walikota berpotensi menang di Pilwako mendatang.
"Yang besar potensi menang ya Uun," kata Aidil Haris.
Lanjut dia, Parisman atau yang akrab disapa Iwan Fatah memiliki Golkar sebagai modal untuk bertarung. Begitu juga Agung Nugroho yang memiliki Partai Demokrat.
"Uun petahana (Pj), artinya modal kekuatan sudah dimiliki. Kenapa Uun potensi menang, karena dia punya kekuatan untuk menggerakkan mesin politiknya melalui posisi dia sebagai Pj," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
PKS: Banyak Mudarat Jika Revisi UU Pemilu Tak Lanjut
Tak Terdaftar Sebagai Pemilih, Bawaslu Pekanbaru Buka Posko Pengaduan
PAN Tak Persoalkan Kandidat Sekda Calon Baru atau Lama, yang Penting Track Record
Pendiri Partai Demokrat Pasti Lengserkan AHY di Awal Maret Ini
Waduh... Pengadilan Perintahkan KPU Tunda Pemilu
Tidak Gentar, Pasukan Moeldoko Siap Hadapi AHY di Pengadilan Manapun
Ribuan Jamaat HKPB Riau Doakan Abdul Wahid Jadi Gubernur Riau
Abdul Wahid Sebut Kader PKB Inhil Berpeluang Jadi Bupati
Bawaslu Ungkap Lima Tantangan Dalam Pilkada Serentak 2020
Reses, Misbakhun Konsolidasi Pemilihnya Dukung Airlangga di Pilpres
Waduh, Bupati Terpilih Sabu Raijua, NTT Ternyata Warga Amerika Serikat
UU Pemilu Batal Direvisi, Demokrat Sebut Penyebabnya Adalah Sistem Demokrasi