Pilihan
Logo Baru PPP: Ada Merah Putih, Ada Ka'bah
(INDOVIZKA) - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi menyebut parpolnya memiliki logo baru.
"Kita punya logo perjuangan 2024," katanya saat ditemui wartawan di Kompleks Transmedia, Jakarta Selatan, Kamis (28/1) malam.
Mengutip laman resmi PPP, penambahan terjadi pada beberapa unsur dibandingkan logo sebelumnya.
Ada simbol ikat kepala berwarna merah putih di belakang Ka'bah, lengkungan garis kuning mengikuti lekukan-lekukan warna merah, dan semboyan yang berbunyi 'merawat persatuan dengan pembangunan'.
Sementara untuk latar belakang tetap berwarna hijau.
Sebelumnya logo partai ini adalah Ka'bah, yang di bawahnya bertuliskan PPP.
Tak hanya sekadar lambang, mengutip dari situs PPP, penambahan ikon tersebut memiliki empat filosofi, yakni:
Beragam hijau yang menyatu ke dalam bulatan putih menggambarkan persaudaraan sesama manusia (ukhuwah insaniyah, ukhuwah basyariyah).
Ikat kepala Merah Putih melambangkan ukhuwah wathoniyah. Persaudaraan bangsa yang mencintai dan berjuang untuk kemaslahatan negara kesatuan republik Indonesia.
Ka'bah melambangkan ukhuwah islamiyah. Persaudaraan sesama umat Muslim. Sebaik-baik umat adalah yang menegakkan kebenaran dan mencegah kebatilan serta beriman kepada Allah.
Lalu, semboyan 'Merawat Persatuan dengan Pembangunan' merupakan sublimasi dari prinsip perjuangan dan lima visi partai Islam tertua ini.
Pada peringatan Hari Lahir ke-48 PPP, Kamis (28/1) malam, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa menyatakan ingin mengembalikan marwah partai jelang memasuki usia emas 50 tahun pada 2023.
Suharso menjelaskan, salah satu cara PPP untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan merombak susunan kepengurusan. Menurut Suharso, pada periode 2021-2026, kepengurusan PPP akan dipenuhi generasi muda.
Selain itu, dia pun memasang target tinggi untuk Pemilu 2024.
"Mudah-mudahan kita bisa jemput usia 50 tahun itu dengan mengembalikan marwah partai ini dalam pengertian kembali dengan suara yang lebih banyak. Setidak-tidaknya melebihi apa yang kita capai di masa reformasi ini," kata Suharso.
Suharso pun berharap kepengurusan PPP pimpinannya bisa belajar dari sejarah untuk memperoleh hasil yang lebih baik di Pemilu 2024.
.png)

Berita Lainnya
Jika Terpilih Jadi Gubernur, Abdul Wahid Targetkan Ekonomi Riau Tumbuh diatas 7 Persen
Mungkinkah Golkar Riau Musdalub Pasca Kalah Pilkada 2020? Ini Kata Pengamat
Golkar Yakin Usung Airlangga 2024, Enggan Konvensi Capres
Kesbangpol Data Potensi Konflik 9 Pilkada di Riau
Airlangga Hartarto: Politikus Golkar Bukan Orang Manja dan Gampang Merengek
Digugat Agus Purwanto, Ini Sikap Demokrat Riau
Zulkarnain Kadir Harap Orang Riau Masuk Jajaran Kepengurusan DPP PPP 2020 -2025
Soal Pilkada, KPU Kuansing Masih Tunggu Keputusan Pusat
Airlangga Hartarto: Politikus Golkar Bukan Orang Manja dan Gampang Merengek
Buka Muscab PKB Rohul, Abdul Wahid Dikejutkan dengan Penampilan Anak Muda Milenial PKB
Pecah..!!, Deklarasi Calon Gubernur yang didukung UAS ini diserbu Massa Pendukung
Status Kantor Golkar di Pekanbaru yang Merupakan Aset Pemprov Riau Dipertanyakan