Sebanyak 354 Rumah Warga di Kampar Retak Akibat Aktivitas Survei Seismik PHR

Kondisi salah satu rumah warga di Kampar retak akibat Aktivitas Survei Seismik PHR.(goriau)

INDOVIZKA.COM – 354 rumah retak akibat aktifitas survei seismik PT Pertamina Hulu Rokan di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. Rumah - rumah itu terserah di lima desa yakni Desa Petapahan, Desa Sumber Makmur, Desa Sei Lambu Makmur, Desa Tanjung Sawit, dan Desa Kijang Rejo.

Salah seorang warga Desa Petapahan, Zulfikar mengakui rumahnya retak dan belum diperbaiki oleh pihak perusahaan PT Elnusa.

“Padahal saya sudah mengadu ke pihak desa tapi rumah saya belum juga diperbaiki,'' ucapnya kepada GoRiau.com.

PT Elnusa selaku perusahaan pemenang tender survei tersebut mengaku sudah memperbaiki 208 rumah warga yang mengalami keretakan. "Sebagian rumah retak dampak pengeboran karena ledakan sudah diperbaiki," ujar Kepala Seksi Humas PT Elnusa, Gunawan Depari kepada GoRiau.com, Rabu (8/3/2023).

Namun, masih ada sekitar 50 rumah warga yang belum diperbaiki. Depari memastikan bahwa perusahaan akan memperbaiki rumah-rumah tersebut sebelum Hari Raya Idul Fitri. "Sebelum lebaran akan diperbaiki," tegasnya.

Depari mengimbau warga yang rumahnya belum diperbaiki agar segera datang ke posko pengaduan di kantor desa terdekat. Sebagai vendor atau pemenang tender di perusahaan PT Pertamina Hulu Rokan bidang pengeboran minyak, PT Elnusa bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi akibat pengeboran minyak tersebut. ***






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar