Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Gelar Operasi Pasar, BPOM Pekanbaru Temukan Cendol Mengandung Bahan Pewarna Berbahaya
INDOVIZKA.COM - Tim Balai Besar POM Pekanbaru menggelar operasi pasar di Bulan Ramadhan 1444 hijrah di Pasar Lima Puluh Pekanbaru. Salah satu sampel yang diuji dipastikan mengandung bahan berbahaya.
Bahan berbahaya itu ditemukan pada bahan baku Cendol Delima berwarna merah terdeteksi mengandung bahan berbahaya pewarna Rhodamin B yang dilarang digunakan untuk makanan.
Selanjutnya, tim BPOM Pekanbaru langsung berkoordinasi dengan pengurus pasar melakukan tindak lanjut.
Kepala BPOM Pekanbaru Yosef Dwi Irwan menjelaskan, salah satu bahan yang dilarang itu didapat dari 17 sampel yang diuji coba di mobil laboratorium yang dibawa tim ke pasar Lima Puluh tersebut.
"Pewarna Rhodamin B pada bahan baku cendol delima ini sangat berbahaya jika di konsumsi, sehingga tim langsung berkoordinasi ke pengelola pasar," sebut Yosef, pada Sabtu (25/3/2023).
Yosef menjelaskan, operasi pasar ini digelar pada Jumat (24/3) kemarin, sebagai upaya pengawasan produk pangan yang memenuhi kriteria keamanan pangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tim BPOM Pekanbaru yang turun melakukan pengujian sampling pangan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya .
"Tim ini menguji empat bahan berbahaya seperti pengecekan makanan mengandung Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Metanil Yellow," imbuhnya, seperti yang dilansir dari mcr.
Selain pengecekan sampling, tim ini melakukan sosialisasi KIE melalui pemasangan spanduk, penyebaran leaflet, imsyakiah ramadan 1444H dan KIE kepada pelaku usaha, konsumen maupun penyandang dissabilitas yang berada di Pasar Lima Puluh.
.png)

Berita Lainnya
Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Tatalaksana Penyelenggaraan SKAMRT
Per Juli 2023, Tercatat 493 Kasus TB di Inhil
Dinkes Inhil Taja Pertemuan Promkes, Berikut Pemaparan Narasumber
Masyarakat Diimbau Segera Vaksinasi Booster Setelah Terdaftar di PeduliLindungi
Warga Inhil Dihimbau Waspada Virus Corona
Dinkes Inhil Laksanakan Sosialisasi Buku KIA
Insentif Tenaga Kesehatan dari APBD Riau Baru Cair Rp500 Juta
Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Waspadai 8 Faktor Pemicu Kanker
Hingga Agustus 2023 Tercatat 568 Kasus Tuberculosis di Inhil
Gakeslab Sebut Tidak Ada Urgensi Tes PCR Jadi Syarat Penerbangan
8 Pegawai Bank Riau Kepri Kembali Terinfeksi Covid-19
Covid-19 Riau Tambah 16 Kasus Positif, Nihil Kematian