Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Jelang Mudik Lebaran, Polri Akan Berlakukan Sistem One Way
INDOVIZKA.COM - Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2023 akan terjadi pada tanggal 19 hingga 21 April 2023 mendatang.
Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho mengatakan, guna mengantisipasi kepadatan di ruas jalan Tol Trans Jawa, petugas memberlakukan sistem satu arah atau one way.
"Kami akan memberlakukan sistem one way pada tanggal 18 April mulai dari KM 72 hingga KM 414," kata dalam keterangannya, Minggu (2/4/2023).
- Ketua Tim Jargas Sebut Kado Ultah ke-26 Pelalawan Dapat Tambahan Kuota 3.076 Jaringan Gas dari APBN
- Aktif Kembali Bumdes Jaya Bersama setelah Fakum Hampir 7 Tahun
- Wabup Husni Tamrin Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025
- Pemerintah Kabupaten Pelalawan Melaksanakan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1446 H
- Pemkab Pelalawan Sediakan Bantuan Penyebrangan Roda Dua Gratis Melintasi Banjir Jalan Lintas Timur
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi dua kali yakni pada 24 April sampai 25 April 2023 atau H+2 dan H+3 lebaran, dan 29 April hingga 1 Mei 2023.
"Nanti juga akan diberlakukan sistem oneway untuk arus balik, mulai dari KM 414 hingga KM 72," ucapnya.
Untuk arus mudik dan arus balik di pulau Jawa, titik krusial yang berpotendi terjadi lonjakan yakni di Jalur Tol Trans Jawa, jalur tol ke arah Jawa Tengah dimana Tol Cipali menjadi titik krusial baik arus mudik maupun arus balik.
Kemudian, jika berkaca darivtahun sebelumnya, titik krusial untuk lintas Sumatera terjadi di Pelabuhan Merak. Diprediksi bakal ada penumpukan kendaraan di pelabuhan tersebut.
"Dari pengalaman tahun lalu, angkutan lebaran sempat terjadi kepadatan," ucapnya.
Selain Tol Jawa dan Sumatera, titik krusial yang menjadi perhatian petugas yakni di jalur arteri Jawa. Sandi mengatakan, jalur rida dua dan alternatif motor ini juga bakal terjadi kepadatan.
Hal ini, kata Sandi, juga berpotensi terjadi kecelakaan dan gangguan kamtibmas.
"Bila terjadinya kemacetan, kita akan mengurai kemacetan dengan melakukan rekayasa lalu-lintas yakni contraflow, oneway dan juga ganjil-genap," ucapnya.
Guna mencegah situasi yang tidak diingingkan selama arus mudik dan arus balik, lanjut Sandi, pihaknya bakal menerjunkan 148.211 personel.
"Mabes Polri sebanyak 1.240 personel, Polda 91.153 personel dan intansi terkait sebanyak 55.818 personel."
.png)

Berita Lainnya
Kebersihan Pasar Modern Selatpanjang Jadi Sorotan
THM Hingga Panti Pijat di Tutup, Satpol PP Tingkatkan Pengawasan Selama Ramadan
Pemprov Riau Salurkan Rp 25 Miliar ke 95 Panti Asuhan
Bhabinkamtibmas Desa Sialang Panjang Ingatkan Warga Tidak Bakar Lahan
Akhir Pekan, Tujuh Titik Panas Terpantau di Riau
Prediksi Cuaca Akhir Pekan, Warga Riau Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
233 Truk ODOL Ditilang Dishub Riau
Penyempitan Drainase Penyebab Simpang Pasar Pagi Pekanbaru Selalu Banjir
Masyarakat Diimbau Tenang Soal Potensi Ancaman Gempa dan Stunami di Selat Jawa
Total 5 Warga Riau Terinfeksi Rabies 1 Meninggal, Dinas PKH Turunkan Tim Untuk Sosialisasi
BMKG Deteksi di Riau Ada 10 Titik Panas
Per-Oktober Sudah 192 Hektar Lahan di Riau Terbakar