Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kebersihan Pasar Modern Selatpanjang Jadi Sorotan
INDOVIZKA.COM - Komisi II DPRD Kepulauan Meranti menyoroti kebersihan Pasar Modern Selatpanjang. Dimana pengelolaan kebersihan di pasar itu dinilai tidak maksimal.
Para wakil rakyat itu menemukan banyak permasalahan, ketika melakukan kunjungan ke pasar tersebut.
"Bau sampah, bangkai ayam dan ikan sangat menyengat. Itu yang kita temukan saat peninjauan ke lapangan kemarin. Padahal, pasar modern adalah pintu masuk dan pintu gerbang kabupaten kita," kata anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Basiran.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Sementara Sekretaris Komisi II, Tengku M Nasir mendukung pengelolaan kebersihan khususnya penanganan sampah di Pasar Modern Selatpanjang menjadi perhatian lebih. Dia juga berharap agar petugas kebersihan di sana ditambah.
"Jika perlu beberapa petugas kebersihan yang ada di tempat lain kita alihkan ke Pasar Modern," ujar Nasir.
Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, (DLHK) Kepulauan Meranti, Husni Mubarak mengatakan akan merespon temuan hasil peninjauan lapangan Komisi II DPRD Kepulauan Meranti di Pasar Modern terkait masalah sampah.
"Masalah sampah di Pasar Modern merupakan masalah yang kompleks. Tapi kedepan akan kita perbaiki penanganan sampah yang ada," sebutnya.
Husni menyebutkan, akan berusaha menambahkan personel petugas kebersihan di Pasar Modern. Namun kewenangan DLH hanya masalah sampah, sedangkan pasar merupakan kewenangan Disdagprinkop-UKM.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagprinkop-UKM) Kepulauan Meranti, Azza Fahroni mengatakan akan merekrut petugas kebersihan khusus untuk Pasar Modern. Menurutnya penambahan tenaga kebersihan ini dikarenakan petugas yang sudah ada tidak bisa mengcover kebersihan seluruhnya.
"Petugas kebersihan tidak harus ditambah, tapi dibentuk petugas kebersihan khusus Pasar Modern. Dengan begini pekerjaan mereka tidak bercampur dan fokus untuk menangani permasalahan sampah yang ada," kata Azza.
Ketika ditanyakan, apakah perekrutan ini tidak menambah beban anggaran, sedangkan petugas kebersihan dari DLHK sudah dikerahkan, Azza mengatakan jika ini sudah dibahas bersama DRPD.
"Ini sudah kita bicarakan dengan DPRD dan mereka setuju, kalau untuk personelnya mungkin yang sudah ada saja, cuma pekerjaannya nanti yang difokuskan," ujar Azza.
.png)

Berita Lainnya
8 Organisasi Insan Pers Gelar Deklarasi “Stop Aksi Tindak Pemerasan” di Inhil
Sejak Dibuka Sudah 17 Karyawan di Riau Laporkan Perusahaan ke Posko Pengaduan THR
Warga Geruduk Warung Remang-Remang di KM 2 Pangkalan Kerinci
Waspada, Ini Ciri-ciri Pesan Whatsapp dari Penipu
KAMMI Lancang Kuning Desak KPK Bentuk Tim Investigasi Libatkan Publik
13 Hotspot Terdeteksi di Riau
Petugas dan Helikopter Waterbombing Gerak Cepat Padamkan Karhutla ke Desa Dungun Baru Rupat
Sepanjang 2022 PA Pekanbaru Terima Ribuan Gugatan Cerai
Jalanan di Kota Pekanbaru Terpantau Sepi
Dinsos Serahkan Tali Asih kepada para Pahlawan serta Ahli Waris Pahlawan
Yuk Kenalan dengan EVP PLN Termuda, Punya Istri Artis yang Kini Juga Jadi Pegawai PLN
Perbaikan Jalan Rengat - Tembilahan Terkendala Cuaca