Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Tips Olahraga Sehat Buat Penderita Darah Rendah
INDOVIZKA.COM - Olahraga merupakan satu agenda penting untuk menjaga tubuh tetap sehat, termasuk bagi penderita darah rendah.
Namun pada pasien hipotensi, olahraga yang dilakukan sehari-hari perlu dimoderasi agar mencegah gejala yang muncul saat beraktivitas seperti pusing, atau kelelahan.
Penderita darah rendah sebaiknya memerhatikan beberapa tips sebagai berikut agar tetap sehat dengan mempertahankan kebugaran fisiknya melalui rutin berolahraga.
- 3 Cara Tepat Membersihkan Telinga, Jangan Sampai Salah
- Anggota Komite I DPD RI Ungkap Celah KKN di Pilkades Serentak
- BUMN Buka 2.700 Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Cara Lamarnya
- Alasan Jangan Pernah Mencabut Uban Menurut Hair Stylist
- Islam Makhachev Cuma Butuh Satu Ronde untuk Kalahkan Dan Hooker | UFC
Tips olahraga sehat untuk penderita darah rendah
Sejumlah aktivitas fisik pada penderita darah rendah memang harus diperhatikan dengan seksama untuk mencegah ketidakstabilan tekanan darah.
Natasha Trentacosta, MD, spesialis kedokteran olahraga dan ahli ortopedi di Cedars Sinai Kerlan-Jobe Institute, Santa Monica, California memberikan sejumlah tips bagi penderita darah rendah saat berolahraga. Berikut ulasan selengkapnya, sebagaimana dilansir dari laman Livestrong.
1. Hindari olahraga saat perut kosong Beberapa cara untuk mencegah tekanan darah semakin drop bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan sebelum olahraga.
"Tubuh membutuhkan darah untuk mencerna makanan, konsumsi makanan sebelum olahraga dapat membantu tekanan darah tetap stabil," kata dokter Natasha.
2. Hati-hati dengan perubahan posisi mendadak Selain makan sebelum olahraga, beberapa gerakan juga perlu diperhatikan mulai dari mengubah posisi secara perlahan dan jangan terburu-buru. Perubahan posisi secara perlahan ini perlu dilakukan untuk mencegah hipotensi ortostatik
Kondisi ini biasanya ditandai dengan gejala seperti pusing, sakit kepala hingga penglihatan kabur karena tekanan darah tidak cukup mampu menyesuaikan tekanan pada perubahan gerakan secara tiba-tiba.
"Perubahan yang dilakukan secara perlahan bisa membuat pembuluh darah memiliki lebih banyak waktu untuk menyesuaikan tekanannya," lanjut Natasha. Selain itu hindari pula jenis olahraga yang melibatkan gerakan yang cepat. Lebih baik pilih jenis olahraga yang lebih santai seperti yoga, jalan kaki dan lain sebagainya.
3. Minum air yang cukup Dehidrasi merupakan satu kondisi yang harus dihindari penderita darah rendah, baik saat olahraga atau menjalani aktivitas seperti biasa. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh dapat membantu menstabilkan tekanan darah. Jadi, luangkan waktu sebelum, di saat hingga selesai olahraga untuk lebih banyak minum air atau cairan lainnya yang dapat menggantikan cairan yang hilang setelah berolahraga.
"Pastikan untuk mendapatkan asupan air yang cukup. Dokter biasanya akan merekomendasikan jumlah air yang perlu dikonsumsi sesuai kondisi pasien," papar dokter Natasha.
4. Jangan lupakan pemanasan dan pendinginan Sebelum dan sesudah olahraga, jangan lupakan pemanasan dan pendinginan. Cara ini bisa memberikan waktu lebih banyak agar jantung bisa memompa darah lebih stabil. Luangkan waktu beberapa menit sebelum olahraga dengan gerakan perlahan seperti peregangan atau latihan pemanasan yang lain.
Setelah olahraga selesai, lakukan juga latihan pendinginan dengan latihan pernapasan dan beberapa latihan yang santai untuk mendinginkan suhu tubuh.
.png)

Berita Lainnya
Omicron Sudah Masuk Saudi, Bagaimana Nasib Umrah Jemaah Indonesia?
Prevalensi Stunting di Desa Catur Karya Tunjukkan Fluktuasi
Update Covid-19 Riau: Tambah 231 Kasus, 10 Pasien Meninggal Dunia
Dinkes Inhil Minta Puskesmas Percepat Kerjasama Adminduk untuk Ibu Melahirkan
Cek Tekanan Darah Sebelum dan Sesudah Olahraga
Dinkes Inhil Gelar Pertemuan Perencanaan Penanganan AIDS, Tuberkulosis dan Malaria
Dinkes Riau Minta Apotik Tidak Menjual Obat Sirup
Plt Dinkes Himbau Pejabat di Inhil Berikan Contoh Baik dengan Melakukan Vaksin
Cegah Penyakit Menular, Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Imunisasi Lengkap
Tanggapi Kasus PMK di Inhil, Ini Kata Kadis PTPHP
Cegah Omicron, Pemerintah Beri Booster Kelompok Rentan Mulai Januari 2022
Kasus Positif Covid-19 di Inhil Bertambah 3 Orang