Pilihan
Anggota Komite I DPD RI Ungkap Celah KKN di Pilkades Serentak
Indovizka.com, - Anggota Komite I DPD RI (Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia) Fernando Sinaga dalam Sidang Paripurna di Senayan, mengungkap bahwa Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) serentak berisiko menimbulkan KKN (kolusi, korupsi dan nepotisme).
“Sesungguhnya tidak ada kebutuhan mendesak untuk menyelenggarakan Pilkades secara serentak dan malah membuat marak praktek korupsi, kolusi dan nepotisme karena adanya pengangkatan pejabat Kades (penjabat Kepala Desa, red)," kata Fernando dalam siaran resmi yang dibaca GoNEWS.co, Selasa (10/1/2023).
Penunjukan pejabat Kades terjadi karena habisnya masa jabatan Kades sementara sejumlah Desa harus menunda pelaksanaan Pilkades serentak sejak 2021 lantaran situasi pandemi kala itu.
"Karenanya perangkat Pemdes (pemerintahan desa) di Provinsi Kalimantan Utara mengusulkan agar Pilkades tidak diselenggarakan secara serentak, tetapi disesuaikan dengan akhir masa jabatan kepala Desa," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Tim Percepatan Penanganan Stunting Laksanakan Penimbangan Serentak
Bupati Zukri Launching Penggunaan Papan Tulis Digital dari Kemendiknas
Diskominfo Pers Inhil Gelar Buka Puasa Bersama dan Berbagi Takjil
Terlibat Korupsi, Oknum Bendahara Desa di Pelalawan Ditahan Jaksa
Perayaan Cap Gomeh di Pekanbaru Digelar Virtual
Akhirnya, Mayat Korban Keganasan Buaya di Sungai Luar Ditemukan
Badan POM Inhil Uji Takjil, Hasilnya Negatif Bahan Berbahaya
Pemkab Inhil Evaluasi Capaian MCP dan SPI 2024 Bersama KPK
DLHK Pekanbaru Larang Buang Sampah Siang Hari, Ini Jadwalnya
Cegah Covid, Polda Riau dan Forkopimda Semprot Jalan dengan Disinfektan
Di Tengah Wabah Covid-19, Bupati Kampar Tetap Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas
Pererat Silaturahmi, KPP dan Pengurus buka bersama dengan anak yatim dan DPD RI Abdul Hamid