Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Suhardiman Amby Walk Out dari RUPSLB Bank BRK, Ini Alasannya
INDOVIZKA.COM - Bupati Kuantan Sungingi Suhardiman Amby walk out dari ruang Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Riau Keperi Syariah ( BRKS) yang berlangsung di Kota Batam, Kamis (27/7).
Bupati Kuansing yang baru dilantik defenitif itu keluar dari tempat acara karena RUPSLB tidak mengungkap penyebabab mundurnya eks dirut, Andi Buchari dari jabatannya. RUPSLB dinilai juga tidak menuntaskan masalah yang terjadi di BRKS.
Padahal, pengungkapan itu perlu dijelaskan kepada para pemegang saham, untuk memperbaiki keadaan di BRKS.
" Penting untuk mengungkap apa penyebab mundurnya dirut BRKS agar kita pemegang saham ini tau kondisi sebenarnya, dan apa yang harus diperbaiki ke depannya."
Menurut Datuk Suardiman, ia melihat ada yang disembunyikan terkait mundurnya eks dirut BRKS.
"Ini seperti sengaja disembunyikan, seperti ada misteri dibalik mundurnya eks dirut. Dan kita pemegang saha hanya diam?," tanya Datuk lagi.
Menurut Suhardiman, terlalu lama terjadi kekosongan kepemimpinan di BRKS akan menyebabkan kinerja dan performen bank plat merah tersebut menurun. Sebab keberadaan dirut memegang posisi vital dalam pengambilan keputusan. Hal itu pasti akan berdampak pada pemegang saham.
"BRKS kan mengelola asset pemda, kalau terlalu lama terjadi kekosongan kepemimpinan bagaimana pengambilan-pengambilan keputusan penting nanti? Siapa yang bertanggung jawab terhadap berbagai resiko. Apa ini tidak terpikirkan oleh pemegang saham yang lain. Misalnya terjadi salah kelola yang bisa menghancurkan BRKS. Siapa yang bertanggung jawab? Ingat, BRKS itu mengelola asset pemda dan dana masyarakat, hati-hati," ujar Datuk keras.
Datuk juga mengingatkan pansel yang akan memilih dirut baru BRKS harus pihak-pihak yang netral, kompeten dan berintegrasi.
"Pilih pansel dirut BRKS yang netral, profesional, berintefiras dan juga bermoral baik, agar yang dipilih juga orang-ora yang baik dan tepat menempati jabatan dirut," pesan Datuk Suhardiman.
Sementara itu dari informasi yang dirangkum, RUPSLB yang berlangsung di Batam menyetujui pengunduran diri dan pemberhentian direktur utama, dan melimpahkan kewenangan kepada gubernur Riau selaku pemegang saham terbesar untuk melakukan seleksi dan membentuk panitia seleksi direktur utama.
Pemkab Kuansing sendiri kabarnya telah menarik seluruh dananya ke BRI, karena khawatir dengan kondisi terburuk.
Sementara itu dari informasi yang dirangkum, RUPSLB yang berlangsung di Batam menyetujui pengunduran diri dan pemberhentian direktur utama, dan melimpahkan kewenangan kepada gubernur Riau selaku pemegang saham terbesar untuk melakukan seleksi dan membentuk panitia seleksi direktur utama.
BRKS saat ini kabarnya juga tengah menghadapi masalah hukum, dugaan korupsi anggaran konversi sebesar Rp7,7 miliar. Kasus ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Riau, dimana sejumlah pejabatnya telah diperiksa di Kejati.
.png)

Berita Lainnya
15 Tahun Dijanjikan, Perda Pemekaran Desa di Rohul Akhirnya Disahkan
Chevron Sudah Bersihkan Tumpahan Minyak di Dumai
Tak hanya Rumah Ibadah, Tempat Hiburan di Pekanbaru Juga harus Dibatasi Selama Ramadan
Pimpin Apel Gabungan Pasca Libur Lebaran , Wardan Ajak ASN dan Honorer Tingkatkan Kemajuan Inhil
Sekdaprov Riau Mangkir Dipanggil Jaksa
Tak Ada Satupun Orang Lama, Bupati Lantik Pengurus Baznas Kampar
Henny Sasmita Resmi Dilantik Sebagai Ketua TP PKK dan Pembina Posyandu Provinsi Riau Periode 2025-2030
Gubernur Abdul Wahid Safari Ramadhan di Pangkalan Kerinci, ini yang di sampaikan Bupati Zukri
Rusunawa Rejosari Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Sudah Kosong
20 Sekolah Swasta di Pekanbaru Ajukan Pembelajaran Tatap Muka
Audiensi dengan Kejari, Mahasiswa Minta Kasus Baznas Ditangani secara Profesional
Komunitas Pagau Naghogi Tabur 10 Ribu Bibit Ikan di Sungai Tapung