Pilihan
PLN Tembilahan Himbau Orangtua Awasi Anak Jangan Bermain Layangan di Dekat Tiang Listrik
INDOVIZKA.COM - Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tembilahan, Jaswir menghimbau kepada seluruh orang tua untuk mengawasi anak-anaknya yang bermain layangan di wilayah tiang listrik tegangan tinggi.
Himbauan ini disampaikan manager PLN ULP Tembilahan usai melihat banyaknya layangan yang tersangkut di kabel PLN dibeberapa tempat.
Mantan Manager PLN ULP Karimun Kepulauan Riau (Kepri) itu mengungkapkan, bahaya bermain layang-layang di bawah tiang listrik yang bertegangan tinggi dapat menimbulkan beberapa hal, pertama apabila benangnya tersangkut pada jaringan PLN, akan menyebabkan padamnya aliran listrik, dan yang ke dua bisa juga berpotensi tersengat aliran listrik.
"Izin menyampaikan bahwa
cukup banyak layang-layang yang tergantung di jaringan 20 KV kita, ini yang sangat berpotensi menyebabkan padam bahkan bisa menyebabkan yang bersangkutan tersengat listrik," ungkap Jaswir.
"Mohon bantuan kita semua untuk saling mengingatkankan warga dan anak-anak kita agar tidak main layangan dekat jaringan listrik," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Masyarakat Pangkalan Kuras Tutup Jalan Datuk Laksamana untuk PT Arara Abadi
Sambut Idul Adha 1447 H, PT Musim Mas Salurkan 22 Ekor Sapi Qurban untuk Masyarakat dan Pekerja di Pelalawan
PWI Riau Fasilitasi Pengurus dan Keluarga Buat Paspor Kolektif
Waketum PDDI Pusat Ikut Donor Darah di Baksos PMI Kampar
Stoneshield Capital joins Meliá Hotel International’s Board of Directors Juan Pepa and Felipe Morenés-Botín, Co-Founders and Managing Partners of Stoneshield Capital
PLTD CTSM Tempuling Resmi Beroperasi
Polres Pelalawan Imbau Warga Tidak Terprovokasi Video Pocong Viral di Media Sosial
Pemkab Inhu Semprot Disinfektan di Pasar dan Pusat Perbelanjaan
PLTU Tembilahan Gelar Seminar Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar
Himarusa Berbagi Masker di Wilayah Rumbai
Bentrok Berdarah di Rohul Dipicu Saling Klaim Lahan 350 Ha, 17 Saksi Diperiksa
5.138 Honorer di Inhil Terinput di Aplikasi Pendataan Pegawai Non ASN BKN