Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Wabah Corona, IOC Pertimbangkan Tunda Olimpiade 2020
JAKARTA - Komite Olimpiade Internasional (IOC) mempertimbangkan menunda Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, terkait pandemi wabah virus corona pada pertemuan anggota dewan eksekutif, Minggu (22/3) waktu setempat.
Keputusan melanjutkan atau menunda Olimpiade edisi ke-32 akan keluar dalam empat pekan ke depan. Dalam rentang waktu tersebut IOC akan berkonsultasi dengan pihak berwenang di Jepang dan pejabat olahraga dunia.
Sebelumnya banyak atlet dan juga pejabat olahraga mengecam pelaksanaan Olimpiade 2020 yang masih sesuai rencana, yaitu pada 24 Juli hingga 9 Agustus, di tengah wabah Covid-19.
- Meskipun Dihadang Israel, 80.000 Jemaah Palestina Tetap Salat Jumat di Masjid Al-Aqsa
- Aleix Espargaro Juarai MotoGP Inggris 2023
- WHO Peringatkan Setengah Populasi Dunia Berisiko Terjangkit DBD
- Declan Rice Resmi Bergabung Dengan Arsenal.
- Akan Meninggal Livepool, ini 6 Kandidat Calon Pengganti Jordan Henderson
"Skenario-skenario ini berkaitan dengan memodifikasi rencana operasional Olimpiade untuk digelar pada 24 Juli 2020, dan juga tanggal perubahan dimulainya Olimpiade tersebut," demikian pernyataan resmi IOC dikutip dari cnnindonesia.com.
"IOC akan berkoordinasi dengan Komite Penyelenggara Olimpiade 2020 dan pihak berwenang di Jepang serta Pemerintah Kota Tokyo guna menyelesaikan penilaian terhadap perkembangan situasi kesehatan dunia dan dampaiknya terhadap Olimpiade, termasuk skenario penundaan," ucap IOC melanjutkan.
Meski demikian, IOC membantah pembahasan rencana pembatalan Olimpiade 2020 dalam pertemuan dewan eksekutif pada akhir pekan lalu tersebut.
"Dewan Eksekutif IOC menekankan, pembatalan Olimpiade 2020 tidak akan menyelesaikan masalah atau membantu siapa pun. Karena itu pembatalan tidak ada dalam agenda," tutur IOC.
Menurut Presiden IOC, Thomas Bach, kehidupan manusia harus diutamakan, termasuk dari Olimpiade 2020. Bach ingin IOC menjadi bagian dari solusi pencegahan penyebaran wabah Covid-19 ini.
"Karena itu, kami menjadikannya sebagai prinsip utama untuk menjaga kesehatan semua orang yang terlibat dan berkontribusi dalam pengendalian virus," ujar Bach. (*)
.png)

Berita Lainnya
Buka Kejurprov Forki Riau 2022, Gubri Ingin Wasit Karate Riau Bisa Unjuk Gigi di Kejuaraan AKF
Shin Tae-yong Belajar tentang Islam demi Timnas Indonesia
Menpora Cek Kesiapan Jelang Laga Persebaya Lawan Arema
Turnamen Sepak Bola Kapolres Inhil Cup 2023 Digelar, Catat Tanggal miannya
Pelatih PSPS Jan Saragih Dipecat, Sementara Diganti Coach Basri
HMOK Kumpulkan Koin Suap untuk Kapolda, Kejati dan Kejagung
AFK Inhil Resmi Dibentuk, Ihsan Vizka Terpilih sebagai Ketua
Robin Hutagalung Sebut Pelatda Olahraga Itu Harus Sedari Awal Untuk Raih Prestasi
HM Yunus Siap Berkomitmen Majukan Olahraga Inhil
Pengurus Cabang Olahraga ESI Inhil Resmi Dilantik
Islam Makhachev Cuma Butuh Satu Ronde untuk Kalahkan Dan Hooker | UFC
Jika Melatih Timnas Indonesia, Gaji Shin Tae-yong Hampir Sama dengan Luis Milla