Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kampar Tertinggi, Gubernur Riau Paparkan Produksi Budidaya Ikan Air Tawar
PEKANBARU, INDOVIZKA. COM- Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, mengungkapkan data menarik terkait produksi dan konsumsi ikan dalam Rapat Koordinasi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan se-Provinsi Riau.
Kabupaten Kampar mencuat sebagai daerah tertinggi dengan produksi budidaya ikan air tawar mencapai 65.167,80 ton, memenuhi konsumsi sebanyak 38.096,75 ton.
Dikutip MC.riau.go.id, rasio produksi dan konsumsi ikan per kabupaten/kota di Riau juga terungkap, dengan Kabupaten Kuantan Singingi menghasilkan 4.752,13 ton dan konsumsi sebanyak 14.418,49 ton.
Gubernur memaparkan data serupa untuk daerah lain seperti Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Siak, Rokan Hulu, Bengkalis, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Pekanbaru, dan Dumai.
Secara total, produksi supervisi Riau mencapai 112.487,18 ton, sementara konsumsi mencapai 307.311,31 ton.
Gubri Edy Nasution menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan konsumsi ikan air tawar di sebagian besar daerah telah terpenuhi, menciptakan dampak positif bagi ketahanan pangan di Provinsi Riau.
.png)

Berita Lainnya
Mendagri Tunjuk Muhammad Sebagai Plt Bupati Bengkalis
Ternyata Investor PSPS Riau Berasal dari Jakarta
Warga Kampar Temukan Mayat Pemuda dan Motornya di Bekas Galian C, Tubuhnya Luka-luka
7 Tahun Gelap Tanpa Listrik, Mengadu Kepada Anggota DPR RI Abdul Wahid Langsung Terkabulkan
Rusa Ditemukan Mati Terpanggang di Areal Karhutla Kecamatan Teluk Meranti Pelalawan
Tekad Bulat Masyarakat Seroja Mandau Dukung Abdul Wahid - SF Hariyanto Jadi Gubernur
Audiensi dengan Kejari, Mahasiswa Minta Kasus Baznas Ditangani secara Profesional
Bupati Rokan Hulu Lepas 5 Atlet Menuju PON XX 2021 di Papua
Di Tengah Pandemi Covid-19, Walikota Dumai Tinjau Normalisasi Drainase
Pengurus DPD II Partai Golkar Rohul Sosialisasikan Protokol Kesehatan
PWI dan IKWI Pusat Gelar Halal Bihalal: Jaga Silaturahmi, Momen Refleksi dan Harapan Baru
Hadapi Inflasi Ramadan dan Idul Fitri, Ini Langkah Bank Indonesia