Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Wudu di Masjid harus Beli Air, Warga Tanyakan Bantuan Rumah Ibadah ke Anggota DPRD Riau
DUMAI (INDOVIZKA) - Warga di Riau lagi-lagi mempertanyakan bantuan rumah ibadah dari Pemprov Riau yang belakangan tak pernah lagi mengucur. Seperti warga di Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, yang menyampaikan hal ini kepada Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Eddy A. Mohd Yatim.
Hal ini diutarakan Ketua Forum RT Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Effendi saat diberi kesempatan menyampaikan aspirasi kepada Eddy Yatim.
"Kami berharap bapak yang datang dari provinsi dapat mewujudkan keinginan masyarakat kami di Kelurahan Purnama ini bantuan masjid. Masjid kami baru dibangun dengan swadaya masyarakat, akan tetapi di dalamnya kosong. Kemudian jika kemarau kami kesulitan air untuk wudu, terpaksa harus beli Pak," ungkap Effendi, Kamis (25/3/2021).
Mendengar aspirasi yang disampaikan warga tersebut, Eddy Yatim mengatakan akan berupaya untuk mencarikan jalan keluarnya. Diakui Eddy Yatim, untuk bantuan masjid berupa dana hibah dari provinsi saat ini memang tidak dianggarkan. Hal ini sudah beberapa tahun terjadi.
"Kami dari legislatif terus berupaya meminta pemerintah provinsi membuka ruang agar bantuan rumah ibadah diadakan kembali. Ini kan sebenarnya bukan barang haram, hanya saja regulasi dan teknisnya saja yang harus diperketat agar tidak terjadi penyimpangan. Sehingga bantuan yang diharapkan masyarakat benar-benar tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku," urai Eddy Yatim.
Sebab, katanya lagi, hampir pada setiap titik pertemuan dengan warga, masalah bantuan rumah ibadah ini selalu muncul. "Aspirasi dan keluhan masyarakat terkait masalah ini hampir merata setiap kali turun. Terkadang kita jadi malu berhadapan dengan masyarakat, karena tidak mampu mewujudkan keinginan mereka. Tapi, kita kan bukan eksekutornya, kebijakan itu berada di tangan pemerintah Provinsi Riau," tegas Eddy Yatim lagi.
Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Hartati Rahmat sebelumnya juga telah menyoroti sudah dua tahun terakhir pada APBD Riau, Pemerintah Provinsi Riau tidak menganggarkan bantuan rumah ibadah.
"Sudah dua tahun anggaran terakhir, zero bantuan rumah ibadah. Padahal bantuan rumah ibadah terus menerus menjadi aspirasi masyarakat setiap kali kami, anggota DPRD Riau, melaksanakan reses maupun Sosialisasi Perda (Sosper) di Dapil," kata Ade Hartati Rahmat.
Politisi PAN ini mengatakan, dalam pembahasan APBD Riau tahu 2021, hanya ada bantuan untuk satu masjid yakni Masjid Raya An nur Pekanbaru, sementara untuk masjid lainnya di Provinsi Riau nihil.
Pihaknya, kata Ade Hartati lagi, sudah sangat sering menyuarakan hal tersebut, namun ternyata apa yang disampaikan tidak disambut baik oleh Pemprov Riau.
"Dalam pembahasan dengan Biro Kesra Pemprov Riau, hanya ada bantuan kain sarung dari Gubri untuk masyarakat, namun juga tidak banyak jumlahnya," ujar Ade.
.png)

Berita Lainnya
70 WBP Rumbai di Direhabilitasi Agar Tidak Kembali Terjerat Narkoba
Bikin Kagum, Siak Punya Penyulingan Ekstrak Daun Serai Wangi
Bank Sampah Mutiara Siap Dijadikan Proyek Percontohan di Pekanbaru
APBD Pekanbaru 2021 Belum Bisa Digunakan, Ini Alasannya
Berkat Kerja Gigih Tim Vaksinasi, Kampar Berada Di Level I
Tuntut Pembayaran Honor 12 Bulan, Forum RT-RW Pekanbaru Kota Sambangi DPRD Pekanbaru
M Yusuf Hormati Keputusan PWI Riau
Hati-Hati Penipuan Mengatasnamakan Anggota DPRD Provinsi Riau H Dani M Nursalam
Bupati Pelalawan Hadiri Launching Relokasi dan Pemulihan Kawasan TN Tesso Nilo
Pemkab Bengkalis Melalui Kesra Gelar Rapat Persiapan Pawai Takbir Idul Adha 1445 H
Resepsi Pernikahan Youtuber Maell Lee dengan Intan Berubah Jadi Syukuran Menyambut Puasa
Polres Kampar dan Polda Riau Masih Buru 2 Tahanan Kabur, Kapolres : Mohon Doa dan Dukungan Masyarakat