Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Tiga Kandidat Kuat Pilgubri 2024 Pemilik Suara Terbesar di DPR RI dari Riau
PEKANBARU, INDOVIZKA. COM- Perhelatan Pilgubri 2024 sudah diambang mata.Sejumlah kandidat kuat mulai muncul yang akan beradu kekuatan di Pigubri 2024 mendatang.
Hanya saja dari beberapa kandidat Pilgubri 2024 yang muncul, tiga nama menjadi sorotan karena memiliki suara terbesar di Pemilu 2024 lalu untuk duduk di DPR RI.
Pemilik suara terbanyak posisi satu dipegang Ketua DPW PKB Riau Abdul Wahid yang berhasil meraup 104.229 suara terpilih lewat dapil Riau II.
Sedangkan posisi kedua dimiliki politisi dari PKS Syahrul Aidi yang meraup 104.142 suara terpilih dari Dapil Riau II.
Sedangkan posisi ketiga adalah mantan Gubernur Riau Syamsuar berhasil meraup 101.739 suara dari Daerah Pemilihan Riau I.
Sejumlah nama yang muncul untuk Pilkada Riau sendiri selain tiga nama ini, ada juga nama politisi Demokrat Achmad.
Berikutnya ada juga nama Pj Gubernur Riau yang saat ini menjabat, SF Hariyanto dan ada juga nama mantan wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution yang dikabarkan juga ikut maju Pilgubri 2024, seperti yang dilansir dari tribunnews.
.png)

Berita Lainnya
Polemik Kritik Jokowi Berujung Desakan Revisi UU ITE
Rangkaian Bakti Sosial Harlah PKB ke-22 Dapat Respon Positif Masyarakat
Berpotensi Menang, Ini Keunggulan Abdul Wahid-SF Hariyanto Dibanding Dua Rivalnya
Dua Ketua DPC Partai Demokrat di Riau Dipecat DPP, Asri: Mereka Tak Loyal
Pendiri PAN Sentil Puan hingga AHY: Apa Tidak Malu Pasang Baliho Pilpres saat Pandemi?
Kubu Fuad Nilai Musda KNPI di Pelalawan Memecah Belah Pemuda Demi Kepentingan Politik
Logo Baru PPP: Ada Merah Putih, Ada Ka'bah
Diserahkan ke DPP, Formatur sudah Rampungkan Struktur DPW PAN di Bawah Komando Alfedri
Marzuki Alie dan Jhoni Allen Resmi Gugat AHY, Teuku Riefky, serta Hinca Pandjaitan
Pemuda Pancasila Pekanbaru Ingatkan Musda KNPI Riau Jangan Ditunggangi Kepentingan Politik Praktis
Pendiri Demokrat Klaim Sudah Terima 80 Persen Dukungan DPC untuk Lengserkan AHY
Diskusi 'Sampah di Pekanbaru Sampai Kapan?', Dituding Murni Salah Pemko