Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Setelah 68 Tahun, Ini Pertama Kalinya Kabupaten Inhu Peringati Hari Jadi
RENGAT, INDOVIZKA. COM- Untuk pertama kalinya tepat hari ini, Selasa (19/3/2024) DPRD Inhu mengadakan Paripurna dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-68 Kabupaten Inhu.
Ini merupakan momen peringatan pertama kalinya setelah Perda Hari Jadi Inhu disahkan tahun lalu.
"Saya yakin, momentum ini bakal menjadi tonggak kejayaan, perubahan, dan kesejahteraan kabupaten Inhu ke depan. Dulu, daerah kita ini tak punya hari jadi, tak tahu berapa usia kabupaten ini," ucap Muhammad Syafaat, mantan Ketua Pansus Hari Jadi Kabupaten Inhu.
"Tahun lalu, palu sudah diketok ditetapkanlah hari jadi Inhu pada 19 maret 1956, artinya hari ini, tanah indragiri ini genap berusia 68 tahun," jelasnya.
Menurut Syafaat yang juga Ketua Komisi IV DPRD Inhu, dewan menggelar Rapat Paripurna di Dang Purnama hari ini di Kota Rengat, kota yang penuh dengan balutan sejarah kejayaan Kerajaan Indragiri.
"Qadarullah, karena tengah berada di luar kota, saya tak bisa hadir di acara yang istimewa ini. Semoga acaranya dapat berjalan dengan lancar serta sukses," harap Syafaat.
Lebih jauh Syafaat menceritakan, dulu saat menerima amanah sebagai Ketua Pansus Hari Jadi, dirinya merasa ini amanah yang tak mudah.
Sebab, Hari Jadi bagi sebuah daerah merupakan sebuah hal yang sakral. Menjadi penanda kemajuan suatu negeri. Sesuatu yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Inhu.
"Bismillah, amanah itu akhirnya saya terima. Satu-satunya alasan adalah demi majunya kabupaten yang kita cintai ini. Masyarakat kita juga sudah lama mengidam-idamkan Hari Jadi ini," sebutnya.
"Kapan ya Inhu punya hari jadi seperti kabupaten lainnya? Begitu kira-kira pertanyaan yang sering terlontar dari masyarakat," ungkap Syafaat.
Lanjut Syafaat dirinya dan Pansus Hari Jadi terus bekerja, proses demi proses bergulir. Lebih kurang 3-4 bulan lamanya bertungkus-lumus menggodok, melakukan riset dan observasi, mencari referensi, studi banding, mendengarkan usulan dari para tokoh, sampai menggelar seminar.
"Saat itu, beragam aspirasi dan usulan datang dari berbagai kalangan. Kajiannya begitu kompleks. Tapi kita berusaha mewadahi berbagai pandangan itu," ucapnya.
Namun, kalau pendekatan ini yang dipakai, bakal memakan waktu yang panjang. Bakal banyak hambatannya. Salah satunya karena minimnya referensi terkait kesejarahan Kerajaan Indragiri.
Akhirnya, sampai pada titik temu bahwa ini adalah Pansus hari jadi Kabupaten Indragiri Hulu. Meski sejarah Inhu yang panjang tak bisa dipisahkan. Tak bisa dilepaskan begitu saja dalam perjalanan Kabupaten tua ini. Ia memiliki ketersambungan.
"Hari ini, sejuta harapan membentang panjang. Akan indragiri yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera lagi masyarakatnya," jelas Syafaat.
Ucapan terima kasih teruntai kepada putra jati Inhu yang juga Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf.
Kemudian, Ketua Persebatian Kerajaan Indragiri Hulu HR Maizir Mit, Ketua LAM Inhu Datuk Ali Fahmi Aziz, Ketua-Ketua LAM Kecamatan se-Inhu, seluruh pihak terkait, dan seluruh komponen masyarakat Inhu.
"Doa dari saya untuk seluruh pemangku amanah di negeri ini, mulai dari bupati hingga kepala desa mampu menjadi contoh dan teladan dalam kepemimpinan untuk mewujudkan Inhu yang lebih adil dan sejahtera," harap Syafaat.
.png)

Berita Lainnya
Pengelola Mal di Pekanbaru Mengaku Berat Tutup 3 Hari, Tapi harus Ikut Aturan
100 Hari Kerja Gubernur Riau, Ditengah Keterbatasan Anggaran 7 ruas Jalan Selesai di Perbaiki
Ketua KPU Riau Buka Rapat Pleno Penetapan Calon Terpilih Pilgubri 2024
Kodim Bersama PPM Bagikan 400 Takjil Gratis
Sempat Keluar Masuk Saat Rapat Penangan Banjir, Humas PT SAGM Tandatangani Nota Kesepakatan
Puncak Hari Jadi ke-5, Pesonna Hotel Pekanbaru Kunjungi Dua Panti Asuhan
Tidak Ikut Perintah, Abdimas Syahfitra Ancam Pindahkan Bawahan
Sinergitas Antara Kontraktor dan Pemerintah Harus Ada
Cegah Covid-19, Polres Inhil Optimalkan PPKM Berbasis Mikro
Pemprov Riau Raih WTP 13 Kali Berturut-turut
Walikota Pekanbaru Tunjuk Plh Kepala DLHK, Agus Pramono Dinonaktifkan
Gubri Sebut Odol Peyebab Kerusakan Jalan Lintas Rengat-Tembilahan