Pilihan
Kasus Stunting di Kecamatan Gaung Turun Bertahap
INDOVIZKA.COM- Kecamatan Gaung mencatat penurunan prevalensi stunting selama periode 2022 hingga 2024. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan angka stunting, termasuk perbaikan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Langkah-langkah tersebut melibatkan koordinasi lintas sektor, penyuluhan ASI eksklusif, inisiasi menyusui dini (IMD), pemberian vitamin A, serta penyediaan obat cacing.
Namun, beberapa faktor determinan seperti paparan asap rokok, pendidikan rendah orang tua, pernikahan dini, kurangnya imunisasi dasar, serta akses air bersih dan jamban sehat masih menjadi kendala dalam menurunkan stunting.
Upaya lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut, terutama pada kelompok berisiko seperti remaja putri, ibu hamil, bayi, dan balita bawah dua tahun (BADUTA).
Pemerintah setempat terus berfokus pada pembinaan perilaku rumah tangga 1.000 HPK, seperti pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) dan balita dengan gizi kurang, serta mendorong pemberian ASI eksklusif.
.png)

Berita Lainnya
Dinkes Inhil Salurkan Bantuan Untuk Anak Stunting
Satu Anggota Polisi Positif Corona, Rekan se-Polres Jalani Rapid Test
Menkes Bongkar 'Bisnis' Izin Praktik Dokter Hasilkan Keuntungan Hingga Ratusan Miliar
Dinkes Inhil Berikan Tips Atasi Nyeri Tubuh Pada Ibu Hamil
Hari Ini 50 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Riau
Dinkes Inhil Raih Penghargaan Peringkat 1 Capaian Vaksinasi se- Riau
Satu Santri Positif Covid-19 di Inhil Dinyatakan Sembuh
Tanggapi Kasus PMK di Inhil, Ini Kata Kadis PTPHP
2024 Vaksin Covid-19 Berbayar, Gratis Hanya untuk Kelompok Ini
Antisipasi Omicron, Airlangga Perkuat Penanganan Hulu dan Hilir
12 Pasien Covid-19 di Riau Dinyatakan Sembuh, Termasuk Bayi 3 Bulan dari Bengkalis
Suspect Corona, Warga Asal Inhu Dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan