Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Dinkes Inhil : Anemia Jadi Masalah Kesehatan Serius
INDOVIZKA.COM - Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kalangan ibu hamil, remaja putri, dan anak-anak.
Kondisi kekurangan hemoglobin dalam darah ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga mengganggu produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.
Data dari Dinas Kesehatan Inhil menunjukkan bahwa kasus anemia di wilayah ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi, pola makan yang tidak seimbang, serta kondisi kesehatan tertentu seperti menstruasi berat atau infeksi kronis. Ibu hamil dengan anemia memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur atau bayi dengan berat badan lahir rendah.
Sebagai upaya penanganan, Dinas Kesehatan Inhil telah melaksanakan program pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri dan ibu hamil di puskesmas-puskesmas. Selain itu, kampanye edukasi gizi juga digencarkan untuk mendorong masyarakat mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah, sayuran hijau, dan buah-buahan yang mengandung vitamin C.
Melalui berbagai langkah ini, diharapkan angka kejadian anemia di Inhil dapat ditekan. Pemeriksaan kesehatan secara rutin juga dianjurkan untuk mendeteksi anemia sejak dini dan mencegah dampak yang lebih serius.
.png)

Berita Lainnya
5 Alasan Kenapa Harus Rutin Konsumsi Jahe di Pagi Hari
dr Indra Yovi Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Prokes
Vaksinasi Polio di Riau Baru 40 Persen
Dinkes Inhil Instruksikan Seluruh Puskesmas Siaga Hadapi Kemungkinan Virus Corona
3 Tahun Terakhir, Kasus Stunting di Kecamatan Tempuling Terus Menurun
Plasma Darah Pasien Sembuh COVID-19 Diduga Berpotensi Jadi Obat Corona
Dinkes Inhil Taja Pertemuan Penatausahaan Manajemen Aset Barang Milik Daerah
Tips Menjaga Pola Hidup Sehat untuk Mahasiswa
Berikut Upaya Dinkes Inhil Dalam Mengatasi Penyakit Hipertensi
Stop Minum Air Kelapa! 4 Kondisi ini Bisa Bahayakan Kesehatan dengan Kondisi Tertentu
Persentase Balita Stunting Tahun 2024 di Mandah Turun 1.07%
Gejala Ringan Varian Omicron, Jangan Disepelekan