Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Sekretaris Koalisi Bermarwah: 15 Titik Kampanye dan Tabligh Akbar Bersama UAS Yang Sudah Terencana Tetap Boleh Dijlanjutkan
INDOVIZKA.COM - Sejalan dengan rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu Provinsi Riau tentang pelaksanaan Kampanye Dialogis Paslon No 1 yang dikombinasikan dengan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS), pelaksanaannya tetap akan berlanjut sampai ke ujung masa kampanye Pilgubri.
Penegasan itu disampaikan Sekretaris Umum Tim Koalisi BERMARWAH (TKB) Abu Bakar Siddik kepada pers, usai melakukan koordinasi dengan Anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto, Sabtu petang (2/11/2024) di Kantor KPU Prov Riau.
Sebagaimana dinyatakan oleh Ketua Bawaslu Prov Riau Alnofrizal bahwa tidak ada masalah dengan pelaksanaan Tabligh Akbar UAS yang disejalankan dengan Kampanye Dialogis Paslon BERMARWAH, seperti yang diadukan oleh seorang warga kepada Bawaslu Riau.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi kepada berbagai pihak oleh Bawaslu Riau, ternyata pelaksanaan Tabligh Akbar UAS termasuk dalam jenis kampanye dalam bentuk lainnya.
"Dan itu dibenarkan sebagai kampanye dalam bentuk lainnya," kata Alnofrizal kepada media. Dia menyatakan, tidak ada laporan tertulis dari Tim Koalisi BERMARWAH tentang kampanye dalam bentuk lainnya itu yang mesti disampaikan kepada KPU Prov Riau. Sehingga dinyatakan terjadi pelanggaran administrasi.
"Maka dalam rangka itulah kami mendatangi KPU Provinsi Riau, hari ini, untuk melakukan koordinasi tentang pelaksanaan Tabligh Akbar UAS, sebagai kampanye dalam bentuk lain, di beberapa kabupaten di Riau ke depan ini," ungkap Sekum Tim Koalisi BERMARWAH bersama LO Muhammad Dunir.
Abu Bakar menjelaskan, sebenarnya bukan tidak ada koordinasi yang dilakukan pihaknya kepada KPU Prov Riau. Hanya saja koordinasi itudisampaikan secara lisan dalam rapat atau pertemuan LO BERMARWAH dengan KPU Riau.
Setakat ini kan, sudah lebih separoh jalan masa kampanye, semua aman-aman saja. "Belakangan baru ada pihak yang mempermasalahkannya. Kami tidak tahu apakah karena mereka tak bisa membuat kegiatan yang sama, sehingga mereka coba mencari-cari kesalahan, seperti mengali cacing dalam tanah," ungkap Sekum TKB BERMARWAH ini.
.png)

Berita Lainnya
Nasarudin, Wabup Pelalawan Terpilih Bidik Ketua KNPI Riau
Polda Riau Usut Dugaan Penggelapan Uang YPRH Rp6 Miliar, Enam Saksi Diperiksa
Kemenkominfo Ajak Siswa dan Guru Pahami Pentingnya Personal Branding
Bupati Pelalawan Tinjau Pengelolaan Sampah di Taman Safari Bogor, Pelajari Sistem Terpadu Ramah Lingkungan
Sebagian Gugatan Dikabulkan, Hafith Syukri: Semoga PSU Benar-benar Dihadiri Pemilih yang Berhak Memilih
Ribuan Peserta dan Beragam Astaka Meriahkan Pawai Takbir Idul Adha di Bengkalis
Strategi Penanganan Covid-19 Pemko Pekanbaru Dirubah
Plt Dirut Perumda Tuah Sekata Aswan SH Maksimalkan Kinerja Selama Menjabat
Hanya Kuansing yang Belum Ajukan Pencairan Bankeu Guru Bantu
Ketum PWI Pusat Sampaikan Dukacita Mendalam atas Wafatnya Wina Armada Sukardi
Menuju Airlangga Hartarto Capres 2024, Ratusan Petani di Kampar Gelar Deklarasi Bentuk Dukungan
Ini Alasan Masyarakat Concong Sepakati Program 3 Desa 1 Ekskavator