Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Menteri Agama Dijadwalkan Lantik UAS Jadi Direktur LP3N
PEKANBARU, INDOVIZKA COM– Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar, dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan nasional dan internasional yang digelar Lembaga Penyelenggara Pendidikan Perti Nasional (LP3N) di Pekanbaru, 22–24 April 2025.
Salah satu agenda utama adalah pelantikan Ustadz Abdul Somad (UAS) sebagai Direktur LP3N.
Ketua Panitia Muzakarah dan Seminar Internasional, Dr. Gamal Abdul Nasir, menyampaikan bahwa acara akan berlangsung di dua lokasi berbeda.
Ada tiga kegiatan yang insyaAllah dilaksanakan pada tanggal 22 sampai 24 April 2025. Acara pembukaan dan seminar internasional digelar di Bank Riau Kepri lantai 4, sedangkan muzakarah berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Azhar Palas Pekanbaru, pondoknya UAS,” ujar Gamal, Kamis (17/4/2025).
Ia menambahkan, kegiatan ini akan dihadiri perwakilan Perti dari seluruh Indonesia, madrasah, serta pondok pesantren.
"InsyaAllah tanggal 22 nanti semua sudah berkumpul di Pekanbaru," katanya.
Seminar internasional akan menghadirkan lima pembicara dari tiga negara, yakni dua dari Brunei Darussalam, satu dari Malaysia, dan dua dari Indonesia. Sementara untuk muzakarah, enam narasumber berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Riau, Aceh, Sumatera Barat, Jakarta, NTB, dan Sulawesi Selatan.
“InsyaAllah Bapak Menteri Agama akan hadir dan berkenan membuka acara secara resmi. Beliau juga akan melantik pengurus LP3N, di mana Ustaz Abdul Somad akan dikukuhkan sebagai direkturnya pada tanggal 23 April di Bank Riau Kepri Syariah,” jelas Gamal.
Acara juga akan menampilkan khutbah iftitah atau orasi ilmiah dari UAS.
“Khutbah iftitah akan disampaikan langsung oleh Tuan Guru Ustadz Abdul Somad selama sekitar 40 menit,” tambahnya.
Selain itu, akan ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara LP3N dengan beberapa lembaga, yakni Universitas Islam Sultan Syarif Ali Brunei Darussalam, Bank Riau Kepri Syariah, dan Rumah Sakit Awal Bros.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah terciptanya satu kurikulum untuk pondok pesantren di Indonesia. Nantinya akan ada penandatanganan kesepakatan kurikulum oleh semua pondok pesantren yang hadir di Pondok Pesantren Nurul Azhar,” tutur Gamal.
.png)

Berita Lainnya
Terpesona Suara Azan, Pelajar SMA di Pekanbaru Mantap Masuk Islam
Kemenag Riau Izinkan Salat Idul Adha di Lapangan dengan Protokol Kesehatan
Jemaah Haji Pekanbaru Wafat di Makkah Akibat Gangguan Jantung
Hampir 200 Jamaah Calon Haji Belum Lunasi BPIH
Tim Rukyat Kemenag: 1 Zulhijah 1446 H Jatuh pada Rabu 28 Mei 2025
Idul Adha, DPC PKB Inhil Potong 2 Ekor Sapi
Anak-Anak Ramaikan Iktikaf di Masjid Al Furqon Desa Kumantan di 10 Akhir Ramadhan 1444 H
Fahri Hamzah Sarankan Kemenag Cukup Urusin Agama Tidak Cawe-cawe Lagi Urusan Haji
Gubri Ingin Fungsi Masjid di Riau Dikembalikan Seperti Zaman Rasulullah
7 Manfaat Puasa, Ini Penjelasannya
Kloter Pertama Keberangkatan Haji Indonesia Mulai 24 Mei
Apakah Menghirup Minyak Angin atau Inhaler Membatalkan Puasa