Pilihan
Kapolres Pelalawan Bersama Pemkab Pelalawan Gelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri, SIK, bersama Bupati Pelalawan, H. Zukri Misran, SE, menggelar rapat koordinasi bersama lintas sektoral. Selasa(22/4/2025) di Auditorium Lantai III kantor Bupati Pelalawan.Rapat koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama antara Polres Pelalawan, Pemkab Pelalawan, dan instansi terkait lainnya dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla di Kabupaten Pelalawan tahun 2025.
Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bupati Pelalawan H. Zukri,didampingi oleh Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri, S.I.K., Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Syafrizal,S.E., Kepala Pengadilan Agama Kab. Pelalawan Ali Muhtoram, S.H.I., M.HI., Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan diwakili Kasi Pidum Syahrul Sya'ban, S.H., M.H., dan Dandim 0313/KPR diwakili oleh Danramil 09 Langgam Kapten ARH. Aswin Sembiring.
Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri SIK dalam penyampaianya, melalui rapat koordinasi ini,agar dapat menyatukan langkah dan strategi untuk mencegah terjadinya Karhutla, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Kemudian terkait pencegahan dan penanggulangan karhutla ini harus dilakukan sebagai bentuk koordinasi. Ini dilakukan dalam rangka meminimalisir terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Pelalawan.
Dijelaskan Kapolres bahwa didalam tahun 2025 ini sudah lebih kirang 21 Hektar lahan terbakar di Kabupaten Pelalawan.Sedangkan Karhutla yang cukup luas dan viral terjadi di Wilayah TNTN, Polres Pelalawan sudah menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan dilapangan.
"Karhutla yang cukup viral dan menarik perhatian masyarakat beberapa waktu lalu, terjadi di wilayah hutan lindung kawasan hutan TNTN Kabupaten Pelalawan.Saya sudah menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan di lapangan.Kita harus bersama-sama untuk menjaga dan saling berkoordinasi serta kerja sama dalam mengantisipasi terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Pelalawan,"jelas Kapolres AKBP Afrizal Asri SIK.
Selain itu pihak Kepolisian terus melakukan pemantauan perkembangan hotspot melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning (DLK).Jadi diharapkan seluruh unsur dan stake holder dapat membantu dan bekerja sama, bahkan saling berkoordinasi memantau serta melaporkan, apabila ditemukan Hotspot di wilayah Kabupaten Pelalawan.
"Dalam waktu dekat, saya kira perlu dilakukan apel kesiap -siagaan dalam rangka pengecekan kesiapan sarana dan prasarana penanganan Karhutla, sebagai antisipasi,"sebut Kapolres.
Sementara itu Bupati Pelalawan H. Zukri,dalam rapat koordinasi mengatakan, pencegahan dan penanggulangan terjadinya Karhutla ini bukanlah merupakan kepentingan pribadi. Ini melainkan sebuah kepentingan bersama, maka dari itu diharapkan kerja sama oleh setiap pihak.
"Kami tentu mengharapkan upaya deteksi dini yang dilakukan oleh Kepolisian guna meminimalisir terjadinya karhutla dapat kita cermati dan kita bantu bersama-sama.
Selain itu juga agar Kalaksa BPBD, Pihak perusahaan dan Camat dapat melakukan pemetaan terhadap hotspot rawan di sekitarnya, dan perusahaan yang ada di Kabupaten Pelalawan diharuskan ikut kontribusi dalam penanganan karhutla ini,"tegas Bupati.
Ditambahkan Bupati Zukri permasalahan Karhutla di TNTN itu merupakan tanggung jawab bersama. Akan tetapi perlu ditegaskan juga,agar Kepala Balai TNTN untuk dapat lebih aktif dalam melakukan upaya dan tindakan yang harus dilakukan. Dalam hal ini, seharusnya Kepala Balai TNTN yang memegang penuh kendali atas wilayah TNTN.
"Seharusnya Balai TNTN sudah dapat menemukan solusi pencegahan karhutla di wilayah TNTN, karena hutan di wilayah TNTN hingga saat ini mengalami penurunan dan itu menjadi catatan yang buruk pengawasan kawasan hutan TNTN.Tegas Bupati.
.png)

Berita Lainnya
Pembentukan Kecamatan Kuala Tapung Harus Melalui Persetujuan Mendagri dan Gubri
Jalan Berlobang dan Sampah Masih Jadi PR Kota Pekanbaru
Tak Satupun Perwakilan Pemkab Rohil Hadir dalam Penetapan Bupati Terpilih
Bupati Kasmarni Terima dua Sertifikat KIK dari Kementerian Hukum RI
Pasar Pulau Burung Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah
Polisi Tangkap Pembakar 1 Ha Lahan di Sungai Mandau Siak Saat Hendak Buka Lahan Sawit
RSUD Arifin Achmad Terima Bantuan Dua Unit Ambulance dari Program BRI Peduli
Ditaja Disdagtri Inhil, Bupati Wardan Tinjau Pasar Murah
Abdul Wahid Puji Pelaksanaan MTQ IV Desa Sialang Panjang
Piala Bergilir HIPMI Riau Resmi Menghiasi PWI Riau
Tercatat Sudah 47.677 Orang Mudik Melalui Bandara SSK II Pekanbaru
M Yusuf Hormati Keputusan PWI Riau