Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
12 November 2025
Pulanglah, Ali…
16 Oktober 2025
55 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Bengkalis Terbanyak
ilustrasi
PEKANBARU- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, mendeteksi 55 Titik panas (Hotspot) di Provinsi Riau.
"Hotspot terbanyak berada di Kabupaten Bengkalis, ada sebanyak 38 titik panas," kata Analis BMKG Stasiun Pekanbaru Sanya, Senin(13/4/2020).
Selain di Kabupaten Bengkalis, titik api juga tersebar di daerah Kepulayan Meranti, Kabupaten Pelalawan, Siak, dan di Indragiri Hilir.
TERKAIT
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
"Di Kepulauan Meranti ada sebanyak 8 titik, Pelalawan 5 titik, Siak 2 titik dan di Inhil 2 titik," jelas Sanya.
Titik panas di Provinsi Riau telah muncul dari awal tahun 2020 sampai saat ini, yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan menyebar di wilayah Provinsi Riau. (Wan)
Sumber : riaulink /
.png)

Berita Lainnya
Cuaca Riau Masih Didominasi Hujan
Tersandung Narkoba, Oknum Pegawai Rutan Pekanbaru Dipecat Tidak Hormat
Pemprov Riau Salurkan Bantuan 79 Unit Kapal Nelayan
9 Ton Garam Disebar di Atas Langit Minangkabau untuk Modifikasi Cuaca Sumbar
Masyarakat Pertanyakan Tindak Lanjut Proyek Jalan Sanglar, Ini Kata Kadis PUTR Inhil
Hotspot di Sumatera Kembali Naik Pagi ini, Riau Hanya 6 Titik Panas
Pertama dalam Sejarah, Gubernur Riau Lantik Kepala Dinas Sosial Secara Tertutup
Temukan Bayi Beruang Madu Saat Buka Lahan Baru, Seorang Warga Inhil Serahkan ke PPS Riau
Hujan dan Angin Kencang di Riau, Masyarakat Diminta Waspada
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2020 Dimulai April, Puncaknya Agustus
Pasangan LGBT Terjaring Razia Satpol PP Pekanbaru
Diduga Anggaran Umat Dimutilasi Gubri dan Pejabat BRK, Masyarakat Sayangkan Hal Itu