Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
70 Warga Kandis Siak Digelandang Ke Mapolsek
SIAK- Pandemi Covid-19 yang seakan masih menikmati akan keresahan Masyarakat luas, disikapi dengan berbagai upaya oleh Kepemerintahan untuk memutuskan mata rantai penyebaran akan virus tersebut.
Kecamatan Kandis Kabupaten Siak yang sejak 16 April lalu dinyatakan miliki salah satu warga positif covid 19 sendiri selain himbauan untuk sosial distancing juga sudah memberlakukan jam malam yakni pada pukul 21.00 WIB.
Menyikapi pemberlakuan jam malam itulah, Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi beserta rombongan dan Kapolres Siak, AKBP Doddy F Sanjaya bersama jajaran pada Sabtu malam, (19/04/'20) menggelar razia disepanjang wilayah Kecamatan Kandis.
Berkekuatan personel Polri dan TNI yang didukung pula oleh Satpol PP Kandis, sejumlah warga yang masih belum memahami akan sisi positif diberlakukannya jam malam digelandang ke Mapolsek Kandis.
"Pada kesempatan kali ini, kita hanya mendata dan memberikan pengarahan bahwasanya dengan diberlakukannya jam malam adalah sebagai salah satu upaya memutus penyebaran mata rantai virus corona. Dan kami selaku jajaran Polri dibantu oleh TNI tentunya akan menjadi garda terdepan dalam menegakkan instruksi dari pemerintah," tutur AKBP Doddy.
Dikesempatan yang sama, Bupati Siak juga menjelaskan bahwa upaya yang telah dilakukan adalah bentuk rasa sayang dari pemerintah terhadap warga mengingat akan agresifnya virus corona
"Langkah ini diambil untuk menumbuhkan kesadaran dari masyarakat bahwa sebenarnya kami sangat menyayangi warga kami. Kami tidak menginginkan mereka sakit, mereka menularkan apalagi tertular akan virus corona ini. Kandis sudah miliki satu pasien positif, dan ini harus disudahi jangan lagi bertambah apalagi memakan korban hingga tewas," ujar Alfedri.
Kapolres Siak sebelum menggelar aksi razia, kepada para personel mengingatkan bahwa giat tersebut dilakukan secara persuasif, tanpa mengeluarkan kata-kata atau kalimat yang tidak pantas mengingat hal ini baru pertama kali diterapkan,
" Kepada personel kita ingatkan untuk bersikap secara persuasif, ini masih perdana. Nanti setelah didata dan kemudian masih didapatkan lagi kesamaan pada data awal baru akan ditindak dengan ketentuan yang berlaku, bila perlu hukuman penjara akan diberlakukan bila masih membandal. Pada kesempatan kali ini ada 70 warga yang kita bawa ke Mapolsek Kandis," pungkasnya.
Gelaran aksi razia itu sendiri, sempat tertunda dengan turunnya hujan. Dengan semangat Polri dan TNI, gelaran aksi tersebut usai pada pukul 01.00 WIB dini hari setelah sebelumnya mendata para warga dan memberikan pengarahan untuk kemudian dikembalikan pada keluarga masing-masing. Dari para warga yang berhasil digelandang ke Mapolsek Kandis, terlihat didominasi oleh para remaja pria.
.png)

Berita Lainnya
Mendagri Tunjuk Muhammad Sebagai Plt Bupati Bengkalis
Rumah Yatim Beri Bantuan untuk Keluarga Syahira Wirman, Yatim Berprestasi Asal Riau
Wandi Terpilih Sebagai Ketua DPC PERADI SAI Indragiri Hilir
Wako Dumai Apresiasi Kepemimpinan Gubri Abdul Wahid Peduli Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Soal Dugaan Praktik Prostitusi Jondul, Walikota Pekanbaru: Tindak !
FAMKR Gelar Raker I di Padang, Ini Program yang akan Dilaksanakan
Pembangunan Tol Pekanbaru-Rengat Ditargetkan Mulai September
Kapolres Inhil Cek Pos Pam Operasi Ketupat Lancang Kuning
Terekam CCTv, Imam Masjid di Pekanbaru Dianiaya saat Pimpin Salat Subuh
Pembentukan Kecamatan Kuala Tapung Harus Melalui Persetujuan Mendagri dan Gubri
Baru Sembilan OPD Tuntaskan Laporan Keuangan dan Aset Tahun 2020, Ini Kata Sekda Pekanbaru
Dua Kali Proses Lelang Sampah Pekanbaru Gagal, Roni: Itu hanya Akal-akalan