Pilihan
Pedagang Kompak Jaya Pinggir Sungai Kerinci Ajukan Audiensi dengan Bupati Pelalawan
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Perkumpulan pedagang UMKM Pedagang Kompak Jaya(PKJ) yang kena penggusuran penertiban badan jalan mengajukan audiensi kepada Bupati Pelalawan H. Zukri. Senin(23/6/2025) di kantor Bupati Pelalawan. Audiensi sebagai untuk minta solusi terhadap penggusuran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pelalawan kepada pelaku UMKM yang berjualan di dekat pinggir sungai Kerinci.
Salah seorang pelaku UMKM atau Wisata Kuliner Pedagang Kompak Jaya(PKJ) Arjulis, mengatakan kepada media seluruh pedagang setuju untuk melakukan audiensi dengan Bupati Pelalawan meminta solusi penggusuran. Didalam surat yang di ajukan audiensi berbunyi , pedagang UMKM yang berada dilokasi jalur dua menuju perkantoran Bhakti Praja. Memohon untuk dapat memberikan waktu untuk melakukan audiensi.
Bahwa berdasarkan surat pemberitahuan dari Camat Pangkalan Kerinci,pada tanggal 11 Juni 2025,perihal pembongkaran bangunan atau kios pedagang kaki lima dalam waktu 14 hari. Apabila lewat dari batas yang ditentukan maka akan dilakukan tindakan penertiban.
Dijelaskan Arjulis, maksud dari Audiensi yang diajukan kepada Bupati Pelalawan adalah untuk dapat berdiskusi dan mencari solusi terkait rencana penggusuran.
"Kami memahami bahwa penataan kota atau kebijakan tersebut diperlukan. Namun dibalik semua itu, kami juga berharap adanya solusi yang diberikan pemerintah Kabupaten Pelalawan bagi pelaku UMKM. Dimana para pelaku UMKM disini hanya menggantungkan hidup dari hasil penjualan kuliner dilokasi ini,"ucap Arjulis.
Ditambahkan Arjulis,Harapan ini semoga dikabulkan dan didengarkan oleh Bupati Pelalawan. Dimana dulu,padahal Bupati sangat ingin memajukan Para pelaku UMKM Pangkalan Kerinci demi membantu perekonomian masyarakat kecil. Setidaknya harapan itu masih ada perpanjangan waktu yang diberikan oleh pemerintah setempat.
"Kami berharap Bupati Pelalawan dapat memberikan waktu dan kesempatan bagi kami untuk menyampaikan aspirasi. Selain itu audiensi yang kami ajukan ini, semoga dapat mencari solusi dan forum kesep bersama yang saling menguntungkan, " ujar Arjulis.
Dikatakan Arjulis, para pelaku UMKM wisata kuliner yang berjualan dilokasi itu berjumlah lebih kurang 20 lapak wisata kuliner. Dari semua lapak jualan yang aktif berjualan, rata-rata menggantungkan biaya kehidupan sehari-hari dari hasil penjualan, bahkan untuk biaya sekolah anak. Ungkap Arjulis.
.png)

Berita Lainnya
DPMD Inhil Ikuti Acara Advokasi Lintas Sektor Tata Kelola Program Kesehatan Inhil
Anggaran Seluruh OPD di Pekanbaru Dikurangi 15 Persen
Ketum PWI Pusat Serahkan KTA Biasa Anggota PWI Jaya
KMPKS Bongkar Masalah Limbah, Debu, dan Bahaya Eucalyptus di Dataran Rendah
Tak Mau Lagi Rujuk dengan Maell Lee, Intan Ingin Jodoh yang Paham Agama
Lima Mantan Ketua Umum PB- HIPPMIH Pekanbaru, Siap Memenangkan Fermadani
Awal Ramadan, Harga Sembako di Pekanbaru Masih Fluktuatif
Raih Pembiayaan dari BRK Syariah, Bisnis Roti Bakar Mak Ngah Kian Harum
Gubri Hadiri Penutupan TMMD ke-111 Kodim 0314/Inhil
Sekda Pekanbaru: Penghapusan THL Dibahas dalam Rakernas Apeksi
Plt Gubri Pastikan Relokasi TNTN Disiapkan dan Hak Warga Terlindungi
Bupati Zukri dan Baznas Pelalawan Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran