Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Momentum Festival HAM 2021, Bupati Kampar Curhat Persoalan Agraria dan Covid-19 ke Moeldoko
SEMARANG, (INDOVIZKA)- Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto menyampaikan curahan hati terkait sejumlah persoalan tentang agraria dan penanganan Covid-19 kepada Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia H Moeldoko Ginting, pada momentum hari kedua Festival Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2021, Kamis (18/11/2021).
Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto pada kesempatan itu juga mengikuti Rapat Pleno Tiga (3) Tentang "Resiliensi Masyarakat Indonesia Menghadapi Pandemi Covid-19 Bersama Panelis Jaleswari Pramodhawardani Deputi V KSP, Walikota Blitar Santoso, Akademisi UI dan Ita F. Nadia, Sonjo, Jogjakarta di Ballroom PO Hotel Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Catur juga menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu melalui Deputi II Kantor Staf Kepresidenan RI Abetnego Tarigan bersama dengan Tenaga Ahli Sahat Lumbantaja, Rizkina Aliya melakukan kunjungan ke kabupaten Kampar.
Ditegaskan Catur, bahwa Tim yang berkunjung ke Kampar dengan bertujuan koordinasi dengan Pemerintah kabupaten Kampar terkait dengan agraria dan berbagai persoalan yang saat dihadapi oleh masyarakat dengan berbagai perusahaan.
"Resiliensi ini sebenarnya kemampuan seseorang dalam mengatasi, melalui, dan kembali kepada kondisi semula setelah mengalami kejadian yang menekan. Nah ini kan terkait dengan bagaimana kita berbuat untuk mencari jalan keluar dan solusi," kata Catur.
Catur juga memaparkan tentang langkah-langkah, Pemerintah kabupaten Kampar dalam menghadapi kondisi wabah pandemi Covid-19.
"Begitu juga dengan wabah pandemi Covid-19, yang kita tidak tahu kapan akan berakhirnya. Yang jelas, kita selaku Pemerintah terus melakukan langkah-langkah pencegahan sehingga kita mampu menekan angka penyebaran Covid-19. Langkah-langkah ini tentunya harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat," papar Catur di sela-sela Break Pleno 3 alias istirahat.
Dilanjutkan Catur, untuk melanjutkan langkah-langkah tersebut, tentu saja harus mempunyai inovasi-inovasi yang mampu memberikan solusi kepada masyarakat.
Catur menegaskan bahwa dari pertemuan Festival HAM 2021 ini, kita dapat menjadikan sebagai kebangkitan dalam pembangunan kebangsaan, sosial, budaya dan kemasyarakatan yang didasari hak-hak kemanusiaan.
"Insyaa Allah di kabupaten Kampar telah berjalan selama ini, hidup rukun, damai bebas berekspresi tentunya ada aturan dan ketentuan yang harus kita ikuti," pungkas Catur yang bergelar Datuok Rajo Batuah.
.png)

Berita Lainnya
Satpol PP Inhil Tertibkan Pedagang Berjualan di Badan Jalan
Langgar Protkes, 5 Warga Inhil Dihukum Kerja Sosial, 3 Orang Didenda Rp100 Ribu
PHK Karyawan Jelang Hari Raya Karena Elak THR ? Ini Penjelasan Disnakertrans Inhil
Tak Ada Kampanye Jelang PSU, Gerindra Lakukan Strategi 'Bisik Tetangga' untuk Menangkan Sukiman
Korban Keganasan Buaya di Sungai Luar Inhil Belum Juga Ditemukan
Penggerebekan Bandar Narkoba di Desa Petalongan: Tanggapan Akademisi dan Ulama Inhil, DR H. Ali Azhar, S.Sos., M.M., M.H.
TLC, FORTEKES KK dan Repol Gelar Jelajah Alam dan Baksos di Desa Muara Selaya
IPMKP Kecam Pemprov Riau Lalai Perhatikan Fasilitas Pendidikan Kelas Jauh Di Kabupaten Pelalawan
Jelang Ramadhan, Polres Inhil Razia Lalu Lintas Selama Dua Pekan
Lagi, Aktifis dari Inhil Selatan Dukung Penuh FERMADANI di Pilkada 2024
Hasil Uji Takjil di Jalan Kereta BPOM Tak Temukan Bahan Berbahaya
PMD Bersama Inspektorat Lakukan Pembinaan Dalam Mewujudkan Pemerintahan Desa Berintegritas