Pilihan
Tambah 3 Lagi, Pasien PDP di Bengkalis Jadi 30 Orang
BENGKALIS – Sampai saat ini, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Bengkalis bertambah 3 orang. Dengan demikian, saat ini di Kabupaten Bengkalis terdapat sebanyak 30 orang PDP.
Rilis yang diterima media ini dari jurubicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri menjelaskan, 3 PDP baru itu semuanya laki-laki. Yaitu, B (67), L (61), dan L (49).
“Sesuai alamat mereka, ketiga berasal dari Kecamatan Bengkalis dan ketiganya dirawat di RSUD Bengkalis”, jelas Johan.
Ditambahkannya, B (67) dan L (61) mulai dirawat 20 April 2020. Sedangkan L (49) pada 21 April 2020.
Sesuai informasi yang diterimanya dari Dinas Kesehatan, ketiganya dalam 14 hari sebelum dirawat tidak memiliki riwayat perjalanan ke negara atau daerah terjangkit Covid-19 (Daerah Transmisi Lokal).
“Sedangkan yang memiliki riwayat kontak langsung atau kontak erat dengan orang memiliki catatan perjalanan ke wilayah terjangkit hanya L (61). Kontak langsung dengan keluarga yang baru pulang dari Malaysia,” imbuh Kadis Kominfotik Kabupaten Bengkalis ini.
Johan menambahkan, saat ini dari 30 PDP tercatat, PDP yang dirawat sebanyak 9 orang, terdiri. 6 Laki-laki dan 3 perempuan.
“8 orang dirawat di RSUD Bengkalis, sedangkan 1 orang di RS Awal Bros Pekanbaru,” tutupnya.**
.png)

Berita Lainnya
Masyarakat Tembilahan Antusias Antri Beli Minyak Goreng Murah
Iwan Taruna Serahkan Bantuan Sembako ke Warga yang Menjalani Isoman
Warga Siak Salat Kusuf di Lokasi Pemantauan Gerhana Matahari Cincin
Jika Tidak Taat Protokol Kesehatan, Bisa Jadi PSBB Diberlakukan Kembali di Riau
Ratusan Pimpinan Ponpes Se Riau Deklarasi Dukung Abdul Wahid - SF. Hariyanto
Jelang Pemekaran Kecamatan, DPRD Minta Pemko Lengkapi Sarana dan Prasarana
Gubri Serahkan BKK Desa Rp23,8 Miliar untuk Pemkab Rohil
Genjot Prestasi Atlet, RIS Pekanbaru Gandeng Pelatih Nasional
Diskusi Kominfo di Kota Dumai, Ajak Komunitas Tekuni Hobi Jadi Cuan Lewat Media Digital
Nasabah Non Muslim Dukung Konversi BRK Jadi Bank Syariah
Hendak Transaksi di Rumah Kosong, Kabul dan Unet Dibekuk Polisi Inhu
Kades Air Hitam Pimpin Langsung Pemusnahan Sawit Berumur Dibawah 5 Tahun Didalam Kawasan TNTN