Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
6.126 ODP di Riau Lakukan Rapid Test Covid-19, Hasilnya 45 Positif, 5 Warga Inhil
INDOVIZKA.COM-Sebanyak 6.126 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Provinsi Riau menjalani rapid tes atau tes cepat terhadap virus corona, hasilnya 45 orang dinyatakan positif.
Seperti yang dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliana Nazir menyatakan rapid test covid-19 terhadap total sebanyak 6.126 ODP di seluruh daerah di Provinsi Riau, hasilnya 6.081 negatif dan 45 positif.
“Total ada 6.126 ODP yang diperiksa dengan rapid test, dan ada 45 positif, dan 6.081 negatif,” jelasnya dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Minggu (26/4/2020).
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
Ia menjelaskan 45 ODP yang positif tersebut tersebar di kabupaten dan kota di Riau.
Pemeriksaan terbanyak di Pekanbaru sebanyak 1.213 rapid test, hasilnya 10 positif dan 1.203 negatif. Kemudian di Kota Dumai sebanyak 948 pemeriksaan, hasilnya 17 positif dan 931 negatif.
Selain itu, di Indragiri Hilir dari 191 yang diperiksa, hasilnya ada lima positif dan 186 negatif.
“Kabupaten/kota lainnya seperti Meranti, Kampar, Bengkalis, Rohil, Kuansing masing-masing ada dua positif. Kemudian Siak, Rohul, Pelalawan satu positif. Sedangkan Inhu sampai sekarang hasil rapid test belum ada yang positif,” katanya.
Ia menyatakan, bagi ODP yang hasil rapid testnya positif maka ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan langsung diambil tindakan selanjutnya berupa pengambilan sampel "swab" untuk diperiksa dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).
Secara keseluruhan, kata Mimi Yuliana Nazir, Dinkes Riau telah menyalurkan sebanyak 9.660 alat rapid test ke 12 kabupaten dan kota di wilayah itu. Sementara itu, Juru Bicara COVID-19 Riau dr Indra Yovi Sp.P (K) menyatakan hingga Jumat (24/4/2020), Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru telah menerima 459 sampel swab pasien di Riau. Dari jumlah tersebut, sudah ada 192 spesimen swab yang selesai diuji.
“Yang hasilnya terdapat empat spesimen positif, sedangkan 188 spesimen swab lainnya hasilnya negatif,” kata Indra Yovi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, hingga Minggu pagi tercatat ada penambahan dua kasus baru. Total ada 38 kasus positif COVID-19.
“Total di Provinsi Riau terdapat 38 kasus positif, dengan rincian 21 pasien dirawat, 13 sehat dan sudah dipulangkan, dan empat meninggal dunia,” demikian Indra Yovie.
.png)

Berita Lainnya
Tembus 500 Kasus DBD, Legislatif Minta Pemko Pekanbaru Galakkan Kampanye 3M
Targetkan Vaksinasi Capai 95%, Dinkes Riau : Jika Tidak Tercapai Kami Akan Lakukan Sweeping Door to Door
Pakar: WHO Kelompokkan Varian Omicron Dalam Kategori Kewaspadaan Tinggi
Indofarma Pastikan Jual Obat Corona di Bawah Rp 2 Juta
Heboh Cacar Monyet, Ini Cara Lindungi Diri Agar Tak Tertular
Satu PDP Covid-19 di Pekanbaru Meninggal Dunia di RS
Dikira Kebakaran, Pasien RS Cikarang Medika Berhamburan Keluar
Inhu Kembali Rawat Satu PDP, Total 29 Pasien
12 Pasien Covid-19 di Riau Dinyatakan Sembuh, Termasuk Bayi 3 Bulan dari Bengkalis
Anak 4 Tahun di Riau Terkonfirmasi Covid-19, 17 Pasien Dinyatakan Sehat
Data Diskes: 64 PDP Covid-19 di Riau Masih dalam Perawatan
Tetap Waspada meski Sudah Vaksinasi Covid-19, Ini Saran Dokter