Pilihan
Ahli Gizi Ungkap Alasan Kenapa Sahur Pakai Mie Instan Bikin Tubuh Lemas
INDOVIZKA.COM- Konsumsi masyarakat Indonesia terhadap mie instan cukup tinggi. Tak terkecuali di bulan Ramadan, banyak orang mengonsumsi mie instan, khususnya saat sahur.
Mie instan disebut praktis, sangat mudah dan cepat untuk disajikan. Namun tenyata, konsumsi mi instan membuat tubuh tak bertenaga saat berpuasa.
Menurut ahli gizi, Inayah Budiasti, mie instan itu bahan dasarnya tepung. Jadi sangat mudah dicerna, membuat kita akan cepat lapar kembali. Selain itu juga menggunakan bahan pengawet, tidak bagus untuk kesehatan.
- Owner Almaz Fried Chicken Mengundurkan Diri di Saat Brand Tengah Bermasalah
- 6 Manfaat Rebusan Daun Dibawah Ini Bisa Turunkan Gula Darah
- Dinkes Pekanbaru Anggarkan Layanan Kesehatan Doctor On Call
- Dinkes Inhil Gelar Pembekalan Kesehatan kepada 303 Calon Jama'ah Haji
- Dinkes Inhil Canangkan BIAN se-Kecamatan Tembilahan Hulu
Kata Inayah, makanan yang diawetkan seperti mi instan mengandung nutrisi rendah. Sebaiknya dihindari makan yang tidak mengandung serat saat sahur, seperti mie instan.
"Tubuh akan tidak lapar dan lemas jika kita konsumsi jenis makanan berbahan serat, seperti buah, sayur dan gandum." Makanan seperti ini lebih lama tinggal di dalam lambung," ujarnya.
Kalau pun terpaksa harus makan mi instan, sebaiknya tambahkan makanan berserat.
.png)

Berita Lainnya
Waspada Flu Burung, Dinkes Riau Minta Kabupaten/Kota Siaga
Hal yang Pantang bagi Anak Sebelum dan Sesudah Vaksinasi COVID-19
Negara Ini Longgarkan Aturan untuk Yang Sudah Vaksin Virus Corona
Pecah Rekor! Riau Tambah 303 Kasus Terkonfirmasi Covid-19
Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Cegah DBD Dengan 3M Plus
Tak Ingin Langgar PPKM, Rais Aam PBNU Sebut Kemungkinan Muktamar NU Dimajukan
TNI-Polri Batang Tuaka Patroli Bubarkan Kumpulan Warga
2 Pemilik Toko di Rohil Jadi Tersangka Penjualan Obat Tanpa Izin
Ini Penyebab Mengapa Banyak Orang Sakit Setelah Liburan dan Cara Mengatasinya
Diikuti Secara Daring Seluruh Puskesmas, Puncak Pin Polio Kabupaten Inhil Dilaksanakan di Keritang
Berdasarkan e-PPGBM, Prevelensi Balita Stunting di Kecamatan Concong Menurun
Gejala Baru Virus Corona Mulai Muncul, Apa Saja?