Pilihan
DPRD Riau Khawatir Pemotongan TKD dan TPP Ancam Kinerja ASN serta Perekonomian Daerah
PEKANBARU, INDOVIZKA.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait kebijakan pemangkasan Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar Rp 1,2 triliun dan potongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintahan provinsi Riau.
Sekretaris Komisi I DPRD Riau Amal Fathullah, menyatakan bahwa TPP dan TKD merupakan komponen penting dalam menjaga motivasi serta kualitas layanan ASN kepada masyarakat. Pemotongan kedua komponen tersebut dikhawatirkan memicu penurunan produktivitas birokrasi.
“ASN adalah tulang punggung pelayanan publik. Jika penghasilan mereka dipangkas, kinerja bisa terganggu dan masyarakat yang akan merasakan dampaknya,” ujarnya di gedung DPRD Riau (12/11/2025).
Selain berpengaruh pada kinerja, DPRD Riau juga menilai bahwa pengurangan TPP pegawai sebagaiamana yang disampaikan Plt Gubernur Riau akibat pemangkasan TKD dari pemerintah pusat ini, akan memberikan dapat berdampak pada aktivitas ekonomi di daerah.

Dengan lebih dari puluhan ribu ASN di Riau, penurunan daya beli akibat pemotongan penghasilan diprediksi bisa menghambat perputaran ekonomi lokal.
“Daya beli ASN cukup besar dalam mendukung sektor ritel, UMKM, hingga jasa. Jika ada pemotongan, imbas ekonominya juga akan terasa luas,” tambahnya.
Politisi PKS ini menambahkan, atas kondisi ini unit kerja di lingkungan pemerintah daerah harus dapat mencari cara lain agar dapat tetap berkinerja maksimal di tengah ancaman pemotongan anggaran dan insentif pegawai. "Mereka mencari solusi bagaimana kinerja maksimal di tengah ancaman TKD dan TPP," pungkasnya. (Adv)
.png)

Berita Lainnya
Dewan Kritik Mahalnya Biaya Rapid Test Covid-19 Hingga Rp 500 Ribu
Kaderismanto: APBD Riau 2026 Sudah Diverifikasi Kemendagri, Tinggal Jalankan Saja
Komisi III DPRD Riau Pertanyakan Progres Konversi BRK Syariah
Wakil Ketua DPRD Inhil Tolak Kebijakan Larangan Ekspor Kelapa Bulat
Dirut Mangkir PT PHR Mangkir Saat Dipanggil, DPRD Riau Sebut Ini
Komisi I DPRD Riau Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan
Komisi III DPRD Inhil Dorong Banggar dan TAPD Cari Solusi Soal Tunda Bayar 2019
Sempat Ditunda, Akhirnya Sekwan dan Direktur RSUD Dilantik
Wagub Riau Harapkan Kinerja DPRD Lebih Meningkat di 2023
Komisi III DRPD Bengkalis Ungkap Peran Alfamart terhadap UMKM Lokal
DPRD Riau Nilai Pemprov Terburu-buru Terjemahkan Arahan Pusat Terkait Pembelian Mobil Listrik
Kebun Kelapa Masyarakat Diserang Hama Kumbang, Begini Kata Anggota DPRD Inhil