HMI Korkom Pelalawan Desak Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi dan Penyelewengan Pupuk Subsidi


PELALAWAN,INDOVIZKA.COM-Meldianto, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  Korkom Pelalawan dengan tegas mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pupuk subsidi yang hingga kini belum menunjukkan kejelasan hukum.

Lambannya penanganan kasus ini menimbulkan kekecewaan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat, khususnya para petani yang selama ini dirugikan akibat permainan kotor dalam pendistribusian pupuk subsidi. Program yang seharusnya menjadi penopang kesejahteraan petani justru diduga dijadikan ladang bancakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

"jika aparat penegak hukum memiliki komitmen serius dalam pemberantasan korupsi, maka tidak ada alasan untuk menunda penetapan tersangka apabila alat bukti telah mencukupi. Penundaan berlarut-larut justru membuka ruang spekulasi publik dan memperkuat dugaan adanya pembiaran atau kepentingan tertentu yang bermain di balik kasus ini".Ujar Meldianto, Ketua Umum HMI Korkom Pelalawan

Lebih lanjut, Kami menegaskan bahwa korupsi pupuk subsidi adalah kejahatan luar biasa karena secara langsung menyengsarakan rakyat kecil dan merusak ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, Kejari Pelalawan harus menunjukkan keberpihakan kepada rakyat, bukan melindungi pelaku kejahatan.

HMI Korkom Pelalawan menolak keras segala bentuk penegakan hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Hukum tidak boleh dijadikan alat kompromi, apalagi sandera kepentingan elite. Jika Kejari Pelalawan gagal bertindak tegas, maka kami menilai ada kemunduran serius dalam upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Pelalawan.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan fungsi kontrol sosial, HMI Korkom Pelalawan menyatakan akan terus melakukan konsolidasi dan aksi lanjutan hingga kasus dugaan korupsi pupuk subsidi ini diusut tuntas dan para pelakunya diproses sesuai hukum yang berlaku.Tegas Meldianto, Ketua umum HMI Korkom Pelalawan.

Kami ingatkan, keadilan tidak boleh menunggu terlalu lama. Rakyat menuntut kepastian, dan mahasiswa akan terus bersuara. 






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar