Pilihan
Karhutla Habiskan 5 Hektare Lahan Gambut
PELALAWAN,INDOVIZKA.COM– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan, Riau, tak lama setelah banjir yang merendam sejumlah wilayah surut. Kebakaran terpantau di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti.
Kepala BPBD Pelalawan, Zulfan M.Si, mengatakan api membakar lahan gambut berupa semak belukar dan kebun kelapa sawit milik masyarakat di kawasan Kanal Koperasi.
Api pertama kali terpantau sejak Sabtu (24/1/2026). Tim gabungan dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kelurahan, masyarakat, serta pemadam perusahaan langsung diterjunkan ke lokasi.
“Hingga saat ini proses pemadaman masih berlangsung. Luas lahan yang terbakar diperkirakan lebih dari lima hektare,” ujar Zulfan, Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, kondisi lahan gambut menjadi kendala utama karena bara api dapat bersembunyi di dalam tanah sehingga mudah kembali menyala. Operasi pemadaman darat telah berlangsung selama tiga hari dan masih dilakukan secara intensif.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melapor jika menemukan titik api di wilayahnya.
.png)

Berita Lainnya
Desa Sungai Intan Masuk Nominasi Desa Anti Korupsi 2022
Kabaharkam Polri Apresiasi Keberhasilan Program Jaga Kampung Polda Riau
Bawaslu Inhil Buka Pendaftaran Calon Pengawas Pemilu Tingkat Kelurahan/Desa
Pj. Bupati H Erisman Yahya Pimpin Rapat Tindak Lanjut Penanganan KLB Malaria
Pertanyakan Azas Kepatutan dan Kelayakan, Gubernur Kembali Diminta Pecat Kabag ULP Riau
Revitalisasi Kampus Purnama Jadi Prioritas, FT UNRI Siapkan Program Vokasi Berbasis Kebutuhan Industri
Masyarakat Air Hitam Menolak Keras Provokasi AMMP dan Meminta Polres Pelalawan Segera Mengusut Pencuri Material Pembangunan Posko
Resmi Dilantik, M Arsya Fadillah Nakhodai HIPMI Kab. Bengkalis 2024-2027
Bantuan Sosial Covid-19, Pemkab Kepulauan Meranti Salurkan Rp500 Ribu/KK
Lampu Mati Massal, DPRD Riau Minta PLN Minta Maaf dan Ganti Rugi ke Konsumen
Pemda Dukung Penuh Imigrasi Evaluasi Status dan Tata Kelola Wilayah Inhil
Yusri Bongkar Dugaan Greenwashing RAPP, Aktivis Jho Kacau: Jangan Cuma Koar, Mana Bukti Nyata