Pilihan
Pertanyakan Azas Kepatutan dan Kelayakan, Gubernur Kembali Diminta Pecat Kabag ULP Riau
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Gerakan Pemuda Mahasiswa Pekanbaru Peduli Keadilan (GPMPK) kembali turun melakukan aksi untuk meminta Gubernur Riau, Syamsuar mencopot Kabag ULP Riau, Ekky Ghadafi yang masih tersandung kasus hukum dan belum jelas statusnya, Senin (10/5/2021).
Dari rilis yang diterima, massa membentangkan spanduk di dua kantor pemerintahan yakni BKD Riau dan Inspektorat Riau.
Koordinator aksi, Roby Kurniawan mengatakan, bahwa aksi tersebut adalah aksi lanjutan dari beberapa aksi sebelumnya. Massa, kata Roby, ingin terus menyuarakan keadilan.
"Kita pertanyakan azas kepatutan dan kelayakan. Apa patut seorang yang masih belum jelas status hukumnya, malah diberi jabatan oleh gubernur. Kami minta Ekky Ghadafi dipecat," kata Robby, Senin (10/5/2021).
Robby mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan berhenti untuk terus menyuarakan keadilan dan meminta agar pejabat pemerintahan harus bersih dan bertugas tanpa cacat hukum.
"Kita minta agar Gubri Syamsuar pecat Ekky, jangan sampai diabaikan kritik dari kami ini," tukasnya.
Sebelumnya, mahasiswa, pemuda, dan organisasi kepemudaan di Riau kompak meminta Gubernur Syamsuar untuk tidak memilih pejabat yang memiliki latar belakang masalah hukum, baik yang pernah menjadi narapidana, tersangka atau berpotensi memiliki masalah hukum untuk ditempatkan mengisi pos - pos jabatan di kepemimpinan Syamsuar - Edy.
Gabungan gerakan kepemudaan ini menilai sejauh ini kepemimpinan Syamsuar - Edy Nasution dicoreng oleh oknum pejabat yang bermasalah hukum. Antara lain mantan Sekdaprov Yan Prana, dan dilantiknya orang yang pernah tersandung kasus hukum dan menjadi tersangka Ekky Ghadafi, sampai saat ini tidak jelas status hukumnya, dan saat ini ditempatkan menjadi kepala bagian ULP Provinsi Riau.
"Kami menyoroti Gubri, ini kesekian kalinya kami lihat kebijakannya banyak blunder. Roda pemerintahan tak jalan sebagaimana mestinya. Sebelumnya mantan Sekda tersandung kasus. Hari ini kembali terjadi, anak buah Gubri, Ekky Ghadafi yang tersandung kasus hukum beberapa tahun lalau dilantik jadi Kabag ULP Riau," kata perwakilan mahasiswa, Roby Kurniawan.
.png)

Berita Lainnya
Ini Penyebab Kapal Banawa Karam di Danau PLTA Koto Panjang
Terungkap! Pendemo Tolak Geothermal Pocoleok Bukan Pemilik Tanah, Ada Provokasi Berantai
Pemkab Inhil Gelar Rakor terkait Inflasi Kota Tembilahan Per Januari 2025
Polres Kampar Libatkan 167 Personil Pengamanan Berlapis Debat Publik
Gelar Syukuran, KPBI Inhil Sembelih 7 Ekor Kambing
Revisi Tapal Batas Siak-Pelalawan di Fasilitasi Pemprov Riau
Manjakan Konsumen, Alfa Scorpii Pematang Reba Gelar Layanan Service Kunjung Yamaha
Proyek Gorong di Desa Binuang Banyak Pertanyaan Warga
DPRD Inhil Tetapkan H Herman-Hj Yuliantini sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Masuki Masa Tenang, Ketua Bawaslu Imbau Paslon Untuk Tertibkan APK dan Segala Bentuk Branding
Ekonom Ajak Publik Sikapi Isu Ekonomi secara Objektif di Tengah Aksi Mahasiswa
3.200 Personil Gabungan Disiapkan Sambut Kedatangan Presiden ke Riau