Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Libatkan Kemendagri, Pemko dan DPRD Sepakat Percepat Penetapan APBD Pekanbaru Tahun 2026
INDOVIZKA.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, dan DPRD setempat melakukan Forum Grup Discussion (FGD) terkait penganggaran APBD Tahun 2026, Selasa (6/1/2026) sore.
Dalam FGD ini, Pemko dan DPRD menghadirkan Kasubdit Wilayah 1 Direktorat Perencanaan Penganggaran Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Fernando H Siagian.
FGD digelar di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya. Hadir Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho diwakili Wakil Wali Kota Markarius Anwar, beserta jajaran.
Kemudian Ketua DPRD Kota Pekanbaru, M Isa Lahamid dan para wakil ketua DPRD. Mereka membahas terkait penganggaran APBD tahun ini.
"FGD ini memperkaya terhadap regulasi yang ada terkait tata cara penyusunan APBD kita. Terutama terhadap usulan-usulan penambahan kegiatan dalam waktu pembahasan APBD," kata Wawako Markarius usai kegiatan.
Kegiatan ini juga menyamakan persepsi antara Pemko dan DPRD Pekanbaru terkait penganggaran APBD.
Salah satu poin adalah, untuk penambahan kegiatan setelah KUA-PPAS APBD hanya untuk kegiatan yang sifatnya darurat dan mendesak.
"Itu yang kita terjemahkan sama-sama. Untuk usulan-usulan kegiatan dari aspirasi masyarakat dalam bentuk tidak kegiatan baru, selagi dia itu darurat dan mendesak itu dibolehkan," jelas Markarius.
Kasubdit Wilayah 1 Direktorat Perencanaan Penganggaran Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Fernando H Siagian menyatakan tidak ada masalah yang signifikan terkait penganggaran APBD Pekanbaru tahun 2026 ini.
"Kami merasa ini sudah bisa disesuaikan lah, dan tidak ada masalah signifikan, maka rencananya akan ditetapkan APBD hari Rabu atau Kamis besok," ulasnya.
Ditempat yang sama Ketua DPRD Pekanbaru, M Isa Lahamid mengatakan dengan adanya FGD ditambah adanya pemaparan dari Dirjen Keuangan Kemendagri menambah pengetahuan dengan adanya aturan aturan baru untuk penganggaran APBD.
"Intinya penggunaan dana APBD ini untuk hal-hal yang dianggap prioritas dan mendesak tadi, ya contohnya infrastruktur dan pelayanan masyarakat," kata Isa Lahamid.
Pemko dan DPRD sepakat untuk mempercepat pengesahan APBD Tahun 2026 ini. Isa menyebut akan segera melakukan finalisasi guna menyelesaikan tahapan APBD 2026.
"Jam nya (Penetapan APBD) hari Rabu itu belum tau. Ada 2 pertimbangan, apakah Rabu malam atau Kamis pagi," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
Mantan Kades Mumpa : Semoga Fermadani Menang, Kami Tidak Menghirup Debu Lagi
Terjawab Sudah, Tidak Ditemukan Bahan Kimia Berbahaya Dari Hasil Uji Lab Kasus Dugaan Keracunan Pangan
Lima Daerah Sudah Terapkan RTRW Riau
Pertanyakan Azas Kepatutan dan Kelayakan, Gubernur Kembali Diminta Pecat Kabag ULP Riau
Usai Ditetapkan oleh PP Muhammadiyah, Warga Muhammadiyah di Kampar Gelar Sholawat Tarawih Perdana
Pagi Ini Pemda Kampar Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 di Kawasan WFC Bangkinang
Jelang Pemilu 2024, Wabup Siak Minta ASN Netral
Awal Tahun, Beberapa Titik Jalan Dipenuhi Tumpukan Sampah
Masyarakat Serahkan Lahan Sawit Dikawasan TNTN Secara Sukarela kepada Satgas PKH, 30 Hektare Sawit Dimusnahkan
Hadiri Silaturrahmi dan Baksos Purna ASN Kampar, Sekdaprov Riau Berikan Apresiasi
DIKUNJUNGI KEPALA BPJS KESEHATAN CABANG DUMAI, BUPATI KASMARNI SEBUT PROGRAM UHC JADI PRIORITAS AGAR MASYARAKAT TERLAYANI BPJS
BENGKALIS TARGETKAN PREDIKAT KLA KATEGORI UTAMA, SINERGI LINTAS SEKTOR JADI KUNCI