Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Cak Imin: Ada Kesalahan Pola dan Paradigma Pembangunan
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar menilai ada kesalahan pola dan paradigma dalam pembangunan di negeri ini. Karena itu, perlu ada reformulasi dan reorientasi, serta perubahan pola pembangunan.
Dia mencontohkan, mengenai keterbatasan tenaga dokter. Begitu pula sarana kesehatan yang jauh dari kemampuan dan serba impor.
Tidak hanya itu, stok pangan juga dalam kondisi rawan, disiplin publik rendah, anggaran terbatas, dan kerusakan alam terus terjadi.
"Reformulasi, reinstall, reorientasi, perubahan pola. Faktanya dokter terbatas, sarana kesehatan jauh dari kemampuan, serba import, pangan rawan, disiplin publik rendah, anggaran terbatas, kerusakan alam jalan terus, bukan salah siapa-siapa tapi salah pola dan paradigma pembangunan," kata Cak Imin yang juga Ketua Tim Pengawasan DPR terhadap Pelaksanaan Penanganan Bencana Pandemi Covid-19 melalui akun Facebook miliknya seperti dikutip dari SINDOnews, Jumat (8/5/2020).
Sementara itu, Kepala Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam paparannya menjelaskan strategi yang dilakukan selama ini dalam penanganan Covid-19, salah satunya yaitu tidak menjadikan dokter sebagai ujung tombak penanggulangan Covid-19.
"Kami membuat konsep tidak menjadikan dokter, tidak menjadikan medis sebagai ujung tombak, tapi menjadikan masyarakat ini supaya tidak sakit. Yang sehat tetap sehat, yang kurang sehat harus sembuh, yang sudah terlanjur sakit diobati sampai sembuh. Sehingga dokter ini adalah benteng terakhir bangsa kita," kata Doni dalam rapat kerja dengan Tim Pengawas DPR yang disiarkan daring atau online.
Doni mengatakan, kebijakan ini diambil mengingat rasio jumah dokter yang ada saat ini tidak sebanding dengan jumlah pasien positif. Selain itu, pihaknya juga tengah mengedepankan penanganan di aspek psikologis yang bisa meningkatkan imunitas tubuh.
(dam)
.png)

Berita Lainnya
Ditutup, Ini Hasil Akhir Polling CAKAPLAH Terhadap Calon Gubernur Riau 2024
Polemik Kritik Jokowi Berujung Desakan Revisi UU ITE
Abdul Wahid Didorong Kader Maju Pilgub Riau
Kemenkumham Belum Terima Hasil KLB Demokrat Kubu Moeldoko
Persiapan Pilkada Serentak Provinsi Riau Dinilai Tidak Ada Kendala
Presiden PKS Lantik Pengurus DPW PKS Riau, 7 Anggota DPRD Isi Jabatan Strategis
Reses, Misbakhun Konsolidasi Pemilihnya Dukung Airlangga di Pilpres
Pemecatan Arief Budiman Dianggap Tidak Objektif, DPR akan Panggil DKPP
Bapilu Golkar Riau Tak Permasalahkan Catur Sugeng Pindah ke PKB
Kemenkumham Sahkan SK DPP PPP 2020-2025, Ini Susunan Pengurusnya
Politisi PDIP Riau Minta Tak Usah Tanggapi Soal Penundaan Pemilu 2024
AHY Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepemimpinan di Tubuh Demokrat