Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
PW Hima Persis Riau Desak Kapolri Copot Dirnarkoba Polda Riau dan Kapolres Rokan Hilir Atas Kericuhan Narkoba
PEKANBARU,INDOVIZKA.COM-Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PW Hima Persis)-Riau secara tegas mendesak Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Listyo Sigit Prabowo untuk segera mencopot Direktur Narkoba Polda Riau dan Kapolres Rokan Hilir atas terjadinya kericuhan di Kecamatan Panipahan yang dipicu oleh dugaan maraknya peredaran narkoba.
Dalam pernyataan resminya, Fikri Abdurrahman Ketua PW Hima Persis Riau menilai bahwa peristiwa ini bukan sekadar insiden spontan, melainkan akumulasi panjang dari kekecewaan masyarakat terhadap lemahnya respons aparat dalam menangani laporan terkait aktivitas narkotika di wilayah tersebut.
"Kami menilai Direktur Narkoba Putu Yudha Prawira gagal menjalankan fungsi pengawasan dan penindakan secara maksimal, sehingga ruang gerak jaringan narkoba di daerah pesisir seperti Panipahan diduga semakin leluasa. Hal yang sama juga kami tegaskan terhadap Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni yang menurut kami tidak mampu merespons cepat keresahan masyarakat." ujar Fikri Abdurrahman, Ketua PW Hima Persis Riau. Senin(13/4/2026)
Lebih lanjut, PW Hima Persis Riau juga menegaskan bahwa lambannya penanganan laporan masyarakat telah memicu eskalasi kemarahan publik, yang awalnya berupa aksi damai, namun kemudian berkembang menjadi kericuhan yang berujung pada tindakan perusakan.
“Ini adalah bentuk kegagalan struktural dalam tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia di tingkat daerah. Ketika masyarakat berulang kali melapor namun tidak ditindaklanjuti secara serius, maka kepercayaan publik runtuh,” tegas Fikri Abdurrahman.
Meski demikian, kami tetap menyampaikan bahwa tindakan anarkis yang terjadi tidak dapat dibenarkan dan harus diproses sesuai hukum. Namun, penegakan hukum tidak boleh tebang pilih, dan harus menyentuh akar persoalan, yakni dugaan pembiaran terhadap peredaran narkoba.
Selain itu kami PW Hima Persis Riau juga perlu menyampaikan beberapa hal berikut dengan tegas :
1. Mendesak Kapolri untuk segera mencopot Direktur Narkoba Polda Riau dan Kapolres Rokan Hilir sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan penanganan narkoba.
2. Mendorong dilakukannya investigasi menyeluruh terhadap dugaan jaringan narkoba di Rokan Hilir.
3. Meminta perlindungan maksimal bagi masyarakat yang berani melaporkan aktivitas narkoba.
PW Hima Persis Riau menegaskan bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan langkah tegas, berani, dan tanpa kompromi dari negara dalam memberantasnya.
"Jika aparat tidak mampu menjawab keresahan rakyat, maka evaluasi dan pencopotan adalah keniscayaan demi memulihkan kepercayaan publik.” tutupnya.
.png)

Berita Lainnya
Sempat Jadi Buronan Setelah Ditetepkan Sebagai Tersangaka Kasus Korupsi, DZ Akhirnya Menyerahkan Diri
Heboh Pemko Bangun Tugu Roda Terbang, PUPR: Ada di Lambang Kota Pekanbaru
Hadiri Pelantikan Ketua MUI, Bupati Kasmarni Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Respon Keluhan 20 Kades Inhu, Pemprov Riau Turunkan Alat Berat Perbaiki Jalan di Batang Cenaku
Penumpang Speed Boat Ditawarkan Vaksinasi Gratis di Pelabuhan Pelindo Tembilahan
PMD Kampar Gelar Rakor Kades/Lurah di Aula Balai Pendopo
DPW Dukung PKS Pekanbaru Usulkan Tiga Kader untuk Pilwako
40 Polisi di Jajaran Polres Inhil Naik Pangkat
42 Orang Melamar 8 Jabatan Eselon II Pemkab Pelalawan
Pj Bupati Erisman Yahya Pimpin Upacara Peringatan HAB ke-79 Kemenag di Kab.Inhil
MD KAHMI Inhil Gelar Musyawarah Daerah ke IV
Komisi IV Belum Dapat Rincian Anggaran Pelelangan Pengangkutan Sampah