Pilihan
Isu calon ketum selain Mega dinilai upaya memecah PDIP
Megawati Soekarnoputri akan kembali didapuk menjadi ketua umum PDI Perjuangan dalam Kongres di Bali, nanti. Munculnya beberapa nama jadi pengganti Mega dinilai hanya isu untuk mengusik internal partai.
"Isu dan politik yang muncul terkait wacana calon ketua umum lain selain Ibu Megawati hanya upaya-upaya memecah belah kesolidan partai," ujar Politikus PDIP Charles Honoris di Jakarta, Selasa (6/4).
Menurutnya, semua struktur daerah dan kader sudah sepakat akan aklamasi mengukuhkan Megawati. Bahkan, lanjutnya Joko Widodo juga secara terbuka meminta Megawati kembali memimpin partai.
"Salah satu yang pertama menyuarakan dukungan kepada Ibu Mega untuk menjabat sebagai ketua umum kembali adalah pak Jokowi." tutur anggota Komisi I DPR itu.
Menanggapi isu regenerasi, kata Charles, PDI Perjuangan partai yang demokratis. Tetapi pada saat Rakernas, Charles menambahkan Megawati diminta oleh kader-kader dari seluruh Indonesia untuk kembali jadi orang nomor satu di partai.
"Bisa dipastikan kongres besok suara bulat seluruh struktur dan kader partai secara aklamasi akan meminta Ibu Megawati sebagai ketua umum partai," ujarnya.
Charles mengatakan, sebagai partai utama pengusung pasangan Jokowi-JK dinamika yg terjadi di internal akan sangat mempengaruhi jalannya roda pemerintahan. Untuk itu salah satu poin yang akan dibahas adalah program mengawal pemerintahan Jokowi-JK.
"Justru kongres besok akan diwarnai perdebatan kualitatif terkait menyempurnakan kemenangan Pileg dan Pilpres 2014 dengan program-program yang langsung bisa dirasakan masyarakat," tandasnya.
.png)

Berita Lainnya
Kasus Positif Covid-19 di Inhil Bertambah 3 Orang
Menkes: Indonesia Gunakan Metode SGTF untuk Deteksi Dini Varian Omicron
Ketentuan Tes Swab PCR COVID-19 Gratis Tanpa Biaya di Puskesmas
DP2KBP3A Inhil Berikan Arahan Kesehatan dalam Keluarga
Dukung program Crash Imunisasi Polio, Puskesmas dan Pemdes Teluk Dalam Laksanakan Imunisasi Polio
Poliklinik RSUD Lumpuh, Para Dokter Mogok
Dinkes Inhil Laksanakan Sosialisasi Buku KIA
Pemerintah Jokowi kembali buka wacana pindahkan Ibu Kota Indonesia
Update 13 September: 212 Kasus Positif Covid-19 di Riau, 8 Pasien Meninggal Dunia
Dua Pasien Omicron di RI Meninggal, Satu di Antaranya Transmisi Lokal
Kemenkes: Kita Tidak Pernah Tahu Apakah Omicron Jadi Varian Terakhir
Prevelensi Stunting di Kecamatan Tanah Merah Turun Signifikan Dalam 3 Tahun Terakhir