Pilihan
Sikapi Demonstrasi, Pemerintah Terus Jalankan Efisiensi dan Pembenahan Tata Kelola
JAKARTA, INDOVIZKA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari mengatakan pemerintah sangat memahami demonstrasi dan tuntutan yang dilakukan mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya. Menyikapi hal tersebut pemerintah terus menjalankan efisiensi dan tata kelola yang baik.
Menurutnya, mengenai tuntutan pertama, misalnya terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor.
"Tuntutan dari mahasiswa dan masyarakat tentu sangat wajar sebagai bagian dari proses dan sistem demokrasi. Tentu kita ingin mendengarkan masukan dan saran dari mereka semua," ujar Qodari saat ditemui awak media di Jakarta.
Qodari menjelaskan bahwa langkah konkret yang diambil Presiden adalah dengan melakukan penghematan pada pos-pos belanja yang dianggap tidak mendesak dan tidak esensial.
Kebijakan tersebut diklaim telah memberikan dampak signifikan bagi keuangan negara, ucapnya.
Kebijakan tersebut berhasil menghemat anggaran negara hingga sekitar Rp300 triliun," kata dia.
Lebih lanjut, ditambahkannya, presiden Prabowo sangat serius dalam membenahi tata kelola aset negara. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pembentukan Danantara sebagai instrumen untuk memperkuat pengawasan dan mencegah kerugian negara.
Ia pun menjuluki Presiden sebagai pemimpin utama dalam pemberantasan kebocoran anggaran.
Kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan. Panglima dalam melawan kebocoran. Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa,” tegas Qodari. ***
.png)

Berita Lainnya
Sungai Batak Meluap, Rumah Warga Kembali Kebanjiran
Polres Pelalawan Peringati Isra' Mi'raj Muhammad SAW, Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial
PWI Pusat Tunjuk Riau Tuan Rumah HPN 2025, Gubri Sambut Antusias
Seorang Wanita Ditemukan Tewas Tergantung di Kos-kosan
Larang Guru Pukul Siswa, Kadisdik Pekanbaru: Panggil Orangtua Saja
Pemprov Riau Usulkan 6 Nama Calon Pj Bupati Inhu dan Kepulauan Meranti, Tapi Masih Rahasia
Pj Bupati H Erisman Yahya Turun Langsung Tindak Lanjuti Kasus KLB Malaria di Desa Kuala Selat
Bupati Kampar Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Sebanyak 47 Orang
Karhutla di Inhil Capai 304,5 Hektare
Penggerebekan Bandar Narkoba di Desa Petalongan: Tanggapan Akademisi dan Ulama Inhil, DR H. Ali Azhar, S.Sos., M.M., M.H.
Dari Batu Bersurat ke Panggung Impian: Kisah Wahyu Trinanda Puteri Menenun Takdir di Duta Pariwisata Riau 2026
Gubri Tinjau Uji Coba Sambungan Rumah SPAM Durolis