Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Tuntutan Mahasiswa Diharapkan Berbasis Kajian Demi Perbaikan Kebijakan
JAKARTA,INDOVIZKA.COM-Gerakan mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mengawal kebijakan negara. Mahasiswa didorong menyampaikan tuntutan berbasis kajian ilmiah agar kritik yang diberikan menjadi solusi nyata yang konstruktif.
Direktur Eksekutif Kata Rakyat, Alwan Ola Riantobi, menekankan pentingnya tuntutan demonstrasi mahasiswa dibangun atas kajian yang mendalam, bukan sekadar upaya menggembosi pemerintah.
"Kita berharap tidak ada oknum yang menunggangi aksi mahasiswa yang ingin menggembosi pemerintah," kata Alwan.
Dirinya menyebut, Presiden Prabowo Subianto justru menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik.
"Demonstrasi itu bagus untuk negara demokrasi. Hal yang perlu diapresiasi kepada pemerintah adalah mau menerima dan membuka dialog dengan demonstran," jelasnya.
Menurutnya, gerakan moral mahasiswa harus bertransformasi menjadi gerakan intelektual yang berbasis data dan analisis objektif.
Dengan pendekatan yang konstruktif, aspirasi mahasiswa dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan kebijakan.
Alwan menilai, kritik yang disertai dengan solusi konkret akan lebih didengar dan sulit untuk diabaikan oleh para pembuat kebijakan.
Salah satu contoh krusial yang memerlukan kawalan ketat adalah program Makan Bergizi Gratis.
"MBG merupakan bentuk komitmen Pak Prabowo dalam menepati janji politik kampanyenya. Ketika ada kekurangan dalam implementasi MBG, pemerintah langsung melakukan mitigasi dan membuka ruang perbaikan ke depan," ungkap Alwan.
Alwan menyatakan harapannya agar aksi mahasiswa tetap berpijak pada kajian ilmiah dan kepentingan publik, bukan dimanfaatkan pihak tertentu untuk agenda politik.
Perubahan strategi pergerakan ini akan berdampak besar pada kualitas demokrasi kita.
Ketika aksi jalanan disinergikan dengan riset yang kuat, maka demonstrasi berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan melahirkan kebijakan publik yang jauh lebih berpihak pada kepentingan rakyat luas.(rls)
.png)

Berita Lainnya
Pendaftaran Bawaslu Riau Ditutup Tiga Hari Lagi
Pasca ditetapkan Sebagai Gubernur Terpilih, Abdul Wahid Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat Riau
HUT ke-17 BPR Dana Amanah, Sekda Ajak Perusahaan Perkuat Peran dalam Mendorong UMKM
Kejari Siak Tahan Tersangka Korupsi Anggaran Belanja Langsung di Kecamatan Kandis
Dinsos Riau Pastikan 253.000 KK Sudah Terima Bansos Pusat
Penjabat Bupati Kampar Singgah Dirumah Lontiok Kuok
Pasar Kuok Kampar Terbakar Dini Hari Tadi
Covid-19 Tidak Bisa Diatasi Dengan Herd Immunity
Kasatlantas Teguh Pimpin Pemadaman di Lahan Terbakar Kuala Kampar
Buka Puasa PWI Riau: Momentum Ramadhan dalam Membentuk Wartawan yang Berintegritas
Wardan Sampaikan LKPJ Bupati Inhil 2022
Fundamental Ekonomi Nasional Tetap Kuat di Tengah Guncangan Pasa