Buaya Besar Berkeliaran di Sungai Indragiri, Petugas Lakukan Penyisiran

Penampakan buaya yang muncul di sungai Indragiri (fot:DPKP Inhil )

INHIL, INDOVIZKA.COM– Kemunculan seekor buaya berukuran besar di kawasan tepian Sungai Indragiri, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), membuat warga yang beraktivitas di sekitar sungai diminta meningkatkan kewaspadaan. Satwa liar tersebut dilaporkan beberapa kali terlihat di sekitar Pos Polairud Parit 19 hingga kawasan Pelabuhan Parit 21.

Laporan pertama diterima dari personel Polairud yang melihat langsung keberadaan reptil itu saat berpatroli. Buaya tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga hingga empat meter dan sempat muncul di permukaan sungai sebelum kembali menghilang.

"Sudah beberapa kali terlihat. Terakhir saya melihatnya kemarin pagi, panjangnya diperkirakan sekitar tiga sampai empat meter," ujar personel Polairud, Aipda Anton Sujarwo, Kamis (9/7/2026).

Menyusul laporan tersebut, Polairud langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Inhil untuk melakukan penanganan. Langkah itu diambil mengingat buaya merupakan satwa yang dilindungi sehingga evakuasi harus dilakukan sesuai prosedur.

Delapan personel DPKP bersama anggota Polairud kemudian menyisir lokasi kemunculan buaya, termasuk area sekitar Pelabuhan Parit 21 yang sebelumnya juga dilaporkan menjadi titik penampakan. Namun, hingga penyisiran selesai dilakukan, buaya belum berhasil ditemukan.

Meski belum berhasil dievakuasi, aparat terus mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, terutama nelayan, pengguna transportasi sungai, maupun warga yang tinggal di bantaran Sungai Indragiri.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Dalam waktu dekat juga akan dipasang spanduk peringatan di sejumlah titik," kata Anton.

Kepala DPKP Kabupaten Inhil melalui Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan serta Sarana dan Prasarana, Hendra Supianto, membenarkan pihaknya langsung menerjunkan tim setelah menerima laporan dari Polairud.

"Benar, kami menurunkan delapan personel untuk melakukan pencarian di lokasi yang dilaporkan," ujarnya.

Hendra menjelaskan, kemunculan buaya di wilayah Indragiri Hilir bukanlah kejadian yang asing. Kondisi geografis daerah yang didominasi kawasan rawa dan aliran sungai menjadi habitat alami satwa predator tersebut.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mendekati ataupun mencoba menangkap buaya apabila kembali muncul. Warga diharapkan segera melaporkan kepada DPKP atau aparat kepolisian agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan sesuai ketentuan konservasi satwa liar.**






[Ikuti Indovizka.com Melalui Sosial Media]


Tulis Komentar