Pilihan
Mahasiswa Kukerta Unri Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Rantau Bakung
INDRAGIRI HULU, INDOVIZKA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau menggelar pelatihan dan demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rantau Bakung, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan pupuk organik sebagai alternatif untuk mendukung pertanian berkelanjutan.
Pelatihan diikuti Kepala Desa Rantau Bakung beserta perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, dan petani dari berbagai dusun. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan tingginya perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian yang ramah lingkungan.
Penanggung jawab program kerja menyampaikan, pelatihan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan di bidang pertanian. Program tersebut memperkenalkan sejumlah inovasi pembuatan pupuk organik, meliputi Eco Enzyme, PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria), MOL (Mikroorganisme Lokal), dan asam humat.
Keempat bahan tersebut diperkenalkan sebagai alternatif pupuk yang dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki kualitas lahan, sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.
Kepala Desa Rantau Bakung dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa Kukerta Universitas Riau. Menurutnya, transfer pengetahuan mengenai pemanfaatan sumber daya lokal menjadi pupuk organik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani.
Materi pelatihan disampaikan narasumber dari Yayasan Hutan Tropis yang menjelaskan manfaat, tahapan pembuatan, hingga teknik aplikasi pupuk organik cair pada berbagai jenis tanaman. Penyampaian materi yang disertai contoh praktis memudahkan peserta memahami proses pembuatan POC.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti demonstrasi pembuatan pupuk organik cair. Dalam sesi tersebut, peserta diperlihatkan tahapan pencampuran bahan, proses fermentasi, hingga cara penggunaan pupuk yang tepat sehingga dapat langsung dipraktikkan di lahan pertanian masing-masing.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Para petani aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan berbagi pengalaman mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dalam budidaya tanaman.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta Universitas Riau berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga masyarakat Desa Rantau Bakung mampu mengembangkan sistem pertanian yang lebih mandiri, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.
Pelatihan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian sebagai penopang perekonomian warga Desa Rantau Bakung. (rls)
.png)

Berita Lainnya
Torehkan Prestasi Internasional, Siswa Darma Yudha Dapatkan Mendali Perak di IPhO
Biaya Makan Hanya Rp45 Ribu Per Hari, Komisi V: Bukan Prestasi Malah Kesehatan Terganggu
Sekolah Dilarang Perpisahan di Hotel, Kadisdik Riau: Jangan Bebani Orang Tua Siswa
Rektor Unri Cabut Laporan Polisi Terhadap Mahasiswa Kritik Uang Kuliah
IPMK Sumbar Gelar Muhasabah dan Refleksi Akhir Tahun 2022
Catat! Ini Bocoran Jadwal Pengumuman Beasiswa bagi Mahasiswa di Riau
Hari Guru Nasional, Nadiem: Pandemi Tidak Memadamkan Semangat Guru
Sidang Senat Ajukan Tiga Nama Calon Rektor UNISI
PCR Kembali Buka Jalur Beasiswa Bidikmisi Bhakti Negeri 2023
Bupati Inhil Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga 15 April 2020
Dua Anggota Pramuka MTs Riyadhahtul Jannah Lulus Seleksi Jamnas XI 2022 ke Jakarta
Pemprov Riau Sudah Transfer Dana Honor Guru Bantu ke Pemda Kampar