Pilihan
Disdagtrin Inhil dan Agen Bahas Kuota dan Pendistribusian Gas LPG 3 Kilo
INDOVIZKA.COM- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtrin) kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama para Agen LPG adakan rapat bersama membahas kuota LPG 3 kilo dan pendistribusiannya ke pangkalan.
Seringnya masyarakat Inhil mengeluh karena kelangkaan LPG 3 kilo dipasaran, membuat Disdagtrin Inhil putar otak untuk mengatasinya, dengan itu rapat evaluasi dengan para Agen LPG se-Inhil dilakukan.
Selasa (21/7) lalu, rapat membahas perumusan mekanisme pendistribusian agar terhindar dari melonjaknya harga dan kelangkaan gas LPG 3 kilo di tengah-tengah masyarakat.
Kepala Disdagtrin Inhil, Dhoan Dwi Anggara melalui Kabid Perdagangan Arispuddin mengatakan, rapat evaluasi dilakukan setiap bulan bersama para agen-agen yang ada di Inhil, Rabu (22/7/20)
"Hari ini yang kami bahas adalah ketersediaan kuota dan pendistribusian dari agen ke pangkalan. Nah, didapatlah rumusan yaitu, pertama melakukan pemetaan dan mengelompokkan agen-agen di Inhil dalam pendistribusian wilayah kecamatan. Kedua, melakukan pengaturan waktu pendistribusian dari agen ke pangkalan," jelas Aris.
Ia menyebutkan kelangkaan terjadi diduga karena waktu pendistribusian agen LPG 3 kilo di Inhil dilakukan secara bersamaan, sehingga mengakibatkan pada hari berikutnya stok dalam keadaan kosong, sedangkan masyarakat membutuhkan gas tersebut pada waktu yang tidak menentu.
"Lebih luas, kedepannya para agen di Inhil diarahkan untuk melobi PT. Pertamina untuk mendapatkan lebih banyak kuota LPG 3 kilo, demi memenuhi kebutuhan akan gas tersebut di kalangan masyarakat," tuturnya.
Arispuddin juga mengabarkan penambahan 1 agen LPG di wilayah Kecamatan Keritang, tepatnya di Kotabaru Reteh, sehingga total agen LPG resmi di Kabupaten Inhil berjumlah 8 agen.
"Dan kedepan tentu kita sama-sama berharap ada penambahan agen LPG lagi di wilayah Inhil. Untuk saat ini, para agen tersebut masih dalam proses perizinan," ungkap Aris.
Ia berharap kepada calon agen tersebut sesegera mungkin mendapat izin dan penambahan kuota LPG 3 kilo, sehingga kelangkaan-kelangkaan yang sering terjadi bisa sedikit teratasi.
"Satu bulan kemudian kembali akan kami lakukan rapat evaluasi, sejauh mana perkembangan dan langkah-langkah yang telah dijalankan, dengan mengacu pada tujuan utama agar harga tetap stabil dan stok LPG 3 kilo tersedia bagi masyarakat," pungkasnya.
.png)

Berita Lainnya
IAIN Samarinda Taja Webinar Nasional : “Mengatasi Terorisme: Mestikah TNI Terlibat ?”
KPU: 37 Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah Positif Covid-19
NFC adalah Komunikasi Nirkabel Jarak Dekat, Begini Cara Kerjanya
Beredar Mitos Kunci Setang ke Arah Kanan Bisa Bikin Maling Motor Kesulitan, Begini Penjelasan Pabrikan
Dunia Metaverse Dinodai Kasus Pelecehan Seksual
Semua Makin Mudah, Laporkan Gangguan Kelistrikan Lewat PLN Mobile
Pemerintah Wacanakan Pungut Pajak Sepeda
WhatsApp Juga Metaverse, Pakar Jelaskan Soal Metadata Universe
Masyarakat Desa Sotol Sesalkan Jaringan Internet Telkomsel Rusak Total
Melahirkan di Toilet, Kepala Bayi Tertinggal di Rahim, Polisi: Ibu Panik, Langsung Menariknya
5 Cara Meningkatkan Keamanan Digital di iPhone
WhatsApp Akan Kedatangan Fitur Stiker Animasi