Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Empat Kecamatan Terendam
KUANSING - Ratusan rumah diempat kecamatan di Kabupaten Kuansing terendam banjir, Selasa (10/11/2020). Banjir yang terjadi akibat luapan anak Sungai Batang Kuantan.
Tidak hanya rumah warga, banjir juga ikut merendam sejumlah jalan desa, fasilitas umum serta sarana pendidikan seperti sekolah.
Plt Kepala Dinas Sosial Kuansing Nafisman mengatakan banjir yang terjadi saat ini akibat tingginya curah hujan yang mengguyur Kuansing.
- Banjir Setiap Tahun di Pelalawan, DPRD Riau Minta Pemerintah dan PLN Bertindak
- Pemprov Riau Diminta Serius Berantas Judi Online
- APBD 2025 Diisukan Defisit, Fraksi PKB: Tak Masalah Jika Demi Kepentingan Masyarakat
- Tabligh Akbar di Tembilahan, UAS Sampaikan Dukungan untuk Paslon Bermarwah dan Fermadani
- Targetkan Rampung Akhir November, DPRD Riau Percepat Pembahasan RAPBD 2025
Dampaknya anak Sungai Batang Kuantan tak mampu lagi menampung volume air sehingga meluap ke pemukiman warga.
"Bukan dari Sungai Kuantan, tapi luapan anak-anak Sungai Kuantan. Dan biasanya banjirnya cepat surutnya," katanya.
Sejauh ini kata Nafisman, data yang sudah masuk ke Dinas Sosial Kuansing ada empat kecamatan yang terdampak banjir. Diantaranya, Kecamatan Pangean, Logas Tanah Darat, Inuman dan Kuantan Hilir.
" Empat kecamatan yang baru masuk. Itu masih data sementara," ungkapnya.
Ia merincikan bahwa di Kecamatan Pangean banjir merendam 70 rumah, Inuman 120 rumah, Logas Tanah Darat sebanyak 80 rumah dan Kuantan Hilir ada tujuh desa yang terdampak banjir.
" Data itu kemungkinan masih bisa bertambah," ujarnya.
Ketika ditanya apakah Pemkab akan menyalurkan bantuan, Nafisman menjawab kalau ada warga yang sempat terganggu mata pencahariannya atau mengungsi, mereka akan menjadi perhatian.
" Kita sifatnya menunggu laporan dari kecamatan. Jika nanti ada warga yang memang membutuhkan, pemerintah wajib membantu," katanya.
Banjir tidak hanya merendam rumah, namun juga fasilitas pendidikan seperti sekolah. Pantauan wartawan, salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Inuman juga terendam banjir. Termasuk akses jalan desa juga ikut terendam.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kuansing Masrul Hakim mengatakan sejauh ini baru dua sekolah yang terdampak banjir akibat luapan anak Sungai Kuantan. Salah satunya SMP Negeri I Kecamatan Inuman.
"Baru dua sekolah. Salah satunya SMP Negeri I Inuman," kata Masrul.
Hal senada juga dikatakan Camat Logas Tanah Darat (LTD) Rian Fitra. Ia mengatakan bahwa delapan desa di Kecamatan LTD terdampak banjir. Banjir terjadi akibat luapan anak Sungai Kuantan.
"Banjir akibat air Sungai Batang Tangian, Sungai Sangkalalo, Sungai Teso meluap," kata Rian Fitra.
Sementara dari delapan desa yang terendam banjir kata Rian, Desa Rambahan terdampak banjir paling parah dengan 80 rumah. Kemudian Desa Perhentian Luas sebanyak 35 rumah dan Simpang Kampar 15 rumah.
Selain itu, banjir juga merendam Desa Sikijang sebanyak 5 rumah dan satu ruas jalan longsor. Desa Lubuk Kebun sebanyak lima rumah dan satu SD pagar roboh. Sementara di Desa Teratak Rendah dua rumah, Logas enam rumah dan Situgal enam rumah.
"Kita berharap warga yang bermukim di tepian sungai agar terus waspada. Pasalnya, curah hujan masih tinggi," katanya. (KTC)
.png)

Berita Lainnya
Riau Kembali Catat 255 Kasus Baru Covid-19
Banjir Pekanbaru Hari Ini di Jalan Jembatan Siak IV, Pengendara Mobil dan Motor Putar Balik
Hanyut di Sungai Kampar, Seorang Bocah 4 Tahun Hingga Kini Belum Ditemukan
Jasad Pria Mengapung di Sungai Parit Amir Bikin Heboh Warga Gaung
Ganti Selang Infus, Jari Bayi 7 Bulan Ikut Tergunting
Sebuah Warung Kopi di Benteng Ludes Terbakar Api
Puluhan Kios dan Rumah di Pekanbaru Rusak Dihantam Angin Kencang
Modus Periksa PR, Guru SD di Duren Sawit Cabuli 7 Siswi di Dalam Kelas
BRK Syariah Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Rohil
Kilang Dumai Siap Berproduksi dengan Kapasitas Optimal
Diduga Gangguan Jiwa, Warga Sungai Luar Terjun dari Jembatan Getek
BMKG Minta Waspadai Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang