Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Pulanglah, Ali…
Kapal Pembawa Kelapa di Inhil Kembali Tenggelam
INDOVIZKA.COM- Sebuah kapal pengangkut kelapa di Kabupaten Inhil kembali tenggelam, Rabu (9/12/2020).
Kapal milik Utoh warga parit Kumpul Desa Sungai Lokan yang membawa kapal sebanyak 5 ton tenggelam di perairan Dusun Penyalai Desa Simpang 3, Laut Enok beberapa waktu lalu.
Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan dalam keterangan tertulisnya mengatakan kapal tersebut berhasil ditarik ke Sungai Lokan.
"Perkembangan informasi terkini, bahwa pompong yang tengelam itu berhasil ditarik ke parit Kumpul Desa sungai Lokan kecamatan Enok," ujarnya.
Lima penumpang yang turut serta dalam kapal tersebut dinyatakan selamat.
"Jumlah penumpang di atas kapal sebanyak 5 orang, tidak adak korban jiwa dalam peristiwa tersebut," jelas Kapolres AKBP Dian.
Dugaan sementara kapal mengalami kebocoran pada bagaian bodi karena menabrak sesuatu.
Sebelumnya pada Jumat 4 Desember 2020, 1 buah kapal kayu bermuatan kelapa juga tenggelam di Perairan Tanjung Beting, Desa Tanjung Melayu Kecamatan Kuindra, Kabupaten Inhil.
Dan pada Minggu 6 Desember 2020, 1 unit kapal penumpang Speedboat (SB) Indra Jaya Group tenggelam di Perairan Bantalan, Kecamatan Tembilahan, Inhil
.png)

Berita Lainnya
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai 3,2 Milyar
Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Depan SPBU Jalan Riau Pekanbaru
Berikut Penjelasaan Polisi Tekait Insiden Kecelakaan Kerja di Tol Permai
Seorang Pria Warga Tembilahan Hulu Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
Nasib Tragis Dua Balita di Rohul Ditemukan Mengapung di Kolam
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Depan Ruko Pondok Jamu
Pecinta Makanan Manis Wajib Coba Kue Bingka Khas Banjar Yang Lezat
Heboh, Warga Inhu Temukan Mayat Pria Bersimbah Darah
Ketum SMSI Sebut Momen Bersatunya Masyarakat Pers
Siaga Darurat Karhutla, BPBD Riau Usulkan Bantuan 10 Unit Helikopter Water Bombing
Rambut Terlilit Mesin Pompong, Bocah Asal Inhil Meninggal Dunia
Bea Cukai Tembilahan Lakukan Pemusnahan Barang Milik Negara Senilai 5,9 M