Pilihan
AWG Kibarkan Bendera Indonesia-Palestina di Gunung Raung
Rusak, Tembaga Tugu Zapin Ikon Provinsi Riau Diembat Maling
PEKANBARU, INDOVIZKA .COM- Aksi pencurian di Pekanbaru Riau kini tak hanya menyasar rumah saja. Tugu Zapin yang jadi ikon Provinsi Riau di Pekanbaru juga tak luput dari sasaran.
Tugu Zapin yang sempat ramai dan dikira rusak temakan usia ternyata jadi objek pencurian. Satu persatu lempengan berbahan baku tembaga itu hilang tak menyisakan bekas.
Usut punya usut, lempengan tugu ternyata hilang karena dicuri. Bahkan aksi pelaku terekam CCTV hingga akhirnya membuat Dinas PUPR Provinsi Riau melaporkan dugaan pencurian itu ke polisi.
- Disdukcapil Pelalawan Jemput Bola Layanan Administrasi Kependudukan
- Gangguan Jiwa, Pria di Tembilahan Gantung Diri
- 4 Ruangan RSUD PH Hangus Dilalap Api, Pasien Berhamburan Keluar
- 2 Rumah Warga Rumbai Pekanbaru Hancur Dirusak Kawanan Gajah
- Anggota DPRD Inhil Iwan Taruna Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Sialang Panjang
\"Iya (tembaga hilang dicuri dan terpantau CCTV),\" kata Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau, Arief Setiawan, Selasa (30/1/2024).
Sementara itu Kepala Bidang Cipta Karya, Thomas Larfo Dimiera menyebut bahan baku tugu terbuat dari tembaga. Bahkan Thomas tidak menyangka tugu yang kini jadi kebanggaan Pemprov Riau itu dicuri.
\"Benar (dicuri). Itu kan bahan tembaga ya, jadi bahannya itu dicuri dan bukan (rusak) karena usia. Memang dicuri,\" kata Thomas.
Akibat pencurian, tugu mengalami rusak pada bagian bawah, tengah dan atasnya. Bahkan kondisinya memprihatinkan jika dilihat dari arah Jalan Gajah Mada serta arah Tuanku Tambusai menuju ke Jalan Sudirman ujung.Terlihat jelas tugu bolong bagian tengah. Besi penopang tugu pun terlihat jelas di sisi dalam karena sudah dicongkel oleh pelaku yang tak bertanggungjawab.
\"Pak Kadis sudah melaporkan juga soal hilangnya tembaga itu tugu ke Polresta Pekanbaru. Kalau tidak salah saya telah ditangkap,\" kata Thomas.
Untuk perbaikan, Dinas PUPR Riau melalui Bidang Cipta Karya telah menganggarkan Rp 200 juta pada tahun 2024 ini. Anggaran itu disiapkan karena kondisi tugu rusak dan harus dikerjakan oleh kontraktor khusus.
"Tahun ini kita anggarkan Rp 200 juta dan sudah kita panggil kontraktor awal untuk mengecek dan menghitung. Kalau dilihat bahan yang dicuri sekitar Rp 2 juta, tetapi kita tahu seni ini tak bisa kita hitung cuma dari bahan baku saja. Mahal itu harganya,\" kata Thomas.
Diketahui hilangnya tembaga tugu Zapin diketahui akhir tahun lalu karena menjadi sorotan. Tugu itu dibangun pada tahun 2011 lalu saat era Gubernur Rusli Zainal.Tugu Zapin menggantikan tugu pesawat terbang yang sebelumnya menjadi simbol perjuangan rakyat Riau. Tugu Zapin dibuat mirip sepasang penari melenggok menari zapin sebagai tarian khas Bumi Lancang Kuning, seperti yang dilansir dari detik. (*)
.png)

Berita Lainnya
Bulan Depan Mengaspal di Riau, Nissan Magnite Sudah Bisa Dipesan
Bupati Pelalawan Serahkan 236 Sertifikat Redistribusi Tanah di Desa Pangkalan Gondai
Gunakan Dana Desa, Pemdes Bantar Tanam Cabe Untuk Dijual Murah ke Warga
PLN Tembilahan Himbau Orangtua Awasi Anak Jangan Bermain Layangan di Dekat Tiang Listrik
Tiga Kali Beruntun, Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Pelayanan Prima Nasional
Wujud Toleransi, Lapas Tembilahan Terima Sumbangan Takjil dari Vihara Budi Bhakti
32 Medali Diboyong Atlet Pencak Silat PS Sinkay Kembali ke Pelalawan
Pejabat dan Tokoh Organisasi Profesi di Rohul Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap 2
Dua Pengedar Sabu Diringkus Polsek Pangkalan Kerinci
Saatnya PWI Dipimpin Wartawan Muda dan Energik
Keluarkan Instruksi Dirikan Posko dan Goro Antisipasi Malaria, Bupati Rohil Dapat Apresiasi Kemenkes RI
Wabup Inhil Gandeng YVB Bagikan 550 Takjil