Pilihan
Bupati Mursini Akui Kalah di Pilkada Kuantan Singingi
PEKANBARU (INDOVIZKA) - Bupati Kuantan Singingi Mursini mengakui kekalahannya pada Pilkada serentak 9 Desember lalu.
Meski belum final namun setakad ini perolehan suara Mursini masih kalah jauh dari Andi Putra-Suhardiman Amby yang diusung Partai Golkar. Bahkan kalah unggul dari pasangan Halim-Komperensi.
Kepada INDOVIZKA.com, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Riau Mursini mengaku berbesar hati dengan hasil yang diraih bersama pasangannya Indra Putra tersebut. Hal tersebut juga sekaligus menjadikan evaluasi bagi pihaknya.
"Kita kalah, tentu ini jadi evaluasi kita. Dimana tentunya kelemahan kita, jadi evaluasi bagi PPP ke depan. Karena juga akan berhubungan dengan pemilihan legislatif 2024," kata Mursini kepada INDOVIZKA.com, Sabtu (12/12/2020).
Disinggung mengenai apakah faktor yang menjadikannya kalah di Pilkada Kuansing, Mursini mengatakan ada beberapa faktor, salah satunya kelemahan tim pemenangan.
"Tentu ada faktor, mungkin timnya juga lemah. Tapi yang ingin saya sampaikan, kita sudah melaksanakan pendidikan politik bagi rakyat. Melaksanakan Pilkada jujur tidak menggunakan money politic (politik uang). Kekuatan kita pada kejujuran, kita pakai moral. Jadi saya berbesar hati dengan kekalahan ini," ucap Mursini lagi.
Untuk diketahui, Pilkada Kuansing tahun 2020 diikuti tiga pasang calon dengan nama-nama besar. Yakni Mursini yang merupakan bupati petahana. Andi Putra yang merupakan ketua DPRD Kuansing sekaligus anak dari bupati Kuansing dua periode Sukarmis, dan Halim yang merupakan wakil bupati Kuansing.
Dari pantauan INDOVIZKA.com di situs resmi KPU, Pilkada2020.kpu.go.di, saat ini penghitungan suara di Kuansing telah mencapai 74,93 persen, dengan 514 TPS yang sudah selesai dari total 686 TPS di Kuansing.
Sejauh ini, pasangan Andi Putra - Suhardiman Amby unggul dengan 46,3 persen, disusul pasangan Halim - Komperensi dengan 29,4 persen, dan Mursini - Indra Putra dengan 24,3 persen.
.png)

Berita Lainnya
AHY: Moeldoko Ketum Partai Demokrat Abal-abal
Diskusi 'Sampah di Pekanbaru Sampai Kapan?', Dituding Murni Salah Pemko
170 Kepala Daerah Terpilih Dilantik 26 Februari Secara Virtual
Haris Pertama Dicopot dari Jabatan Ketua Umum KNPI
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar Mundur Dari PDIP Gabung ke PKB
Aldiko Putra Ajukan Permohonan Penundaan PAW DPRD Kuansing
Sejumlah Kader Demokrat Riau Terang-terangan Dukung KLB Moeldoko, Asri Auzar Tak Mau Ambil Pusing
Kembali Pimpin Partai Berkarya, Tommy Soeharto Ajak Seluruh Kader Rekonsiliasi
Ternyata Benar Museum Cinta SBY-Ani Dibangun Pakai APBD, Tapi Bukan Permintaan SBY
Visi Misi Cagubri Bermarwah dikuliti Pemuda Milenial dan Gen Z Pekanbaru
Si Jilbab Ungu Hj Misharti Dapat Surat Tugas Khusus dari PDIP Maju Balon Wabup Kampar
Puisi Kritikan Kader PKB Inhu Ditanggapi Presiden RI