Pilihan
DPRD Pekanbaru Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Awal Tahun
PEKANBARU (INDOVIZKA) - DPRD Kota Pekanbaru mendukung wacana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang akan melaksanakan belajar tatap muka di sekolah pada awal tahun 2021 mendatang.
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Jepta Sihotang mengatakan, pada prinsipnya DPRD setuju dengan pembelajaran tatap muka. Hanya saja harus tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.
"Pada prinsipnya tentu kami (DPRD) setuju, protokol kesehatan harus dijaga ketat dan harus ada penjagaan yang dilakukan oleh tim Satgas. Bisa penjagaan di dalam kelas atau juga di luar ruangan dan halaman sekolah," cakap Jepta.
Politisi Demokrat ini menilai sudah hampir satu tahun sekolah dilakukan secara online. Menurutnya hal tersebut masih belum terlalu efektif karena banyak guru dan juga murid yang menemukan kendala.
"Selama ini saya rasa belajar di bawah pengawasan orang tua tidak maksimal, orang tua juga banyak yang mengeluh karena anaknya tidak paham ada yang dijelaskan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih mengatakan, jika proses sekolah tatap muka telah berlangsung ada pengawasan langsung dari Diskes.
"Berdasarkan keputusan Ketua Tim Gugus Tugas Covid Pekanbaru, dalam hal ini pak Walikota, kita akan lakukan pemantauan sekali seminggu. Kami lakukan monitoring ke beberapa sekolah," kata Zaini, Senin (21/12/2020).
Diskes melakukan kontrol terkait penerapan protokol kesehatan di sekolah, melihat kelengkapan fasilitas protokol kesehatan dan jumlah peserta didik yang berada dalam satu kelas.
Kemudian juga memantau apakah ada penularan atau klaster baru dari sekolah selama proses sekolah tatap muka berlangsung. Sekaligus mengevaluasi apakah sekolah tatap muka dapat terus dilanjutkan atau harus dihentikan.
"Jumlah siswa dibatasi, jam belajar dikurangi. Kita pantau apakah ada penularan dan apakah ada klaster baru atau tidak. Kalau aman, maka akan dilanjutkan," jelasnya.
Sebelum melakukan proses sekolah tatap muka, peserta didik juga akan dilakukan rapid tes. Peserta didik yang non reaktif dapat melanjutkan sekolah tatap muka.
Diskes Kota Pekanbaru bakal menyiapkan tenaga kesehatan dan alat rapid tes jelang pelaksanaan sekolah tatap muka. Mereka menyiapkan alat rapid tes untuk 2.500 peserta didik tingkat TK, SD, dan SMP.
.png)

Berita Lainnya
Gubri Merasa Malu Kasus OTT Empat ASN DLHK
Panwascam Koto Kampar Hulu Tuntaskan Tes Wawancara PKD Pilihan Serentak 2024
Maling Handphone di Pekanbaru Ditemukan Melalui GPS, Tewas Usai Tusuk 3 Warga
Meski Kalah di PSU, Perolehan Suara Rezita Yopi Tetap Unggul dari Ridho
Bupati Ajak PWI Kampar Perangi Berita Hoax
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Samapikan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2024
RSD Madani Pekanbaru Belum Bisa Kerjasama dengan BPJS, Ini Penyebabnya
DLHK Pekanbaru Tambah Alat Berat di TPA Muara Fajar Tahun Depan
Kapolres Pelalawan Pantau Langsung Objek Wisata dan Tempat Keramaian
Hadiri High Level Meeting Swasembada Pangan Riau 2025, Wabup Husni Tamrin sebut Pelalawan siap mendukung roadmap ketahanan pangan Provinsi dan Nasional
3.900 Alumni 4968 Ikuti Reuni Akbar secara Virtual
Asisten II Setda Pelalawan Hadiri Sosialisasi Pembentukan Satgas Migas Riau